Senin, 22 Desember 2014

DEMO BURUH: Awas, Demo Besar-besaran 3 Oktober Bisa Ganggu Kegiatan Produksi

Muhamad Arsyad Paripurna Selasa, 02/10/2012 01:15 WIB

JAKARTA: Pelaku industri mendesak ketegasan pemerintah dalam mengantisipasi terjadinya demonstrasi buruh, terutama yang anarkis, karena dipastikan mengganggu proses produksi pabrik dan dikhawatirkan menurunkan minat investasi ke Indonesia.

Franky Sibarani, Koordinator Forum Komunikasi Lintas Asosiasi, menuturkan rencananya serikat pekerja akan melakukan demo besar-besaran pada Rabu  3 Oktober 2012.

Pasalnya, serikat pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) memaksa buruh untuk melakukan mogok kerja, menghentikan produksi, dan menutup jalan tol.

“Aksi buruh menolak upah murah dan menolak outsourcing 3 Oktober nanti dipastikan akan mengganggu proses produksi sejumlah pabrik di kawasan industri yang berada di Jabodetabek,” katanya dalam acara konferensi pers di Jakarta  Senin (1/10/2012).

Aksi demo seperti itu bukan pertama kali dilakukan serikat pekerja atau buruh. Pada awal tahun lalu, bahkan, ribuan buruh berhasil menutup akses tol Jakarta—Cikampek sehingga menyebabkan kemacetan parah.

Menurut Franky, pemerintah diharapkan melakukan tindakan tegas terhadap buruh yang bertindak anarkis tersebut.

“Kami meminta pemerintah untuk mengambil tindakan tegas terhadap aksi buruh yang mengganggu proses produksi. Jangan sampai terjadi aksi anarkis dan mengganggu ketertiban masyarakat banyak,” tuturnya.

Bahkan, sejumlah aksi demo yang sering dilakukan buruh beberapa waktu ini dikhawatirkan membuat investor membatalkan rencana investasinya karena tidak ada jaminan keamanan dari pemerintah.

“Selama ini Indonesia dikenal sebagai salah satu tujuan investasi. Dengan sejumlah demo yang bisa jadi anarkis ini mau tidak mau akan mengganggu minat investasi ke Indonesia,” ujarnya. (sut)

Apps Bisnis.com available on:    
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
more...