Minggu, 20 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

PERMODALAN BPR: Peningkatan Rp4 Miliar-Rp10 Miliar Dinilai Memberatkan

  -   Rabu, 27 Februari 2013, 17:34 WIB

BERITA TERKAIT

SEMARANG--Kalangan  Bank Perkreditan Rakyat mengaku keberatan dengan rencana Bank Indonesia meningkatkan modal minimal hingga Rp4 miliar-Rp10 miliar, meskipun mereka mengakui peningkatan modal secara bertahap mutlak diperlukan.

 

Teruna Jaya Tarigan, Sekjen Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo), mengaku pihaknya belum pernah diajak diskusi oleh Bank Indonesia (BI) mengenai rencana penerbitan aturan kenaikan modal minimal.

 

“Pada prinsipnya kami setuju BPR untuk meningkatkan modal minimal, namun tentunya besarannya harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing BPR tidak bisa dipaksakan,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (27/23).

 

Menurutnya, apabila BPR diwajibkan menambah modal namun belum dibutuhkan maka akan tercipta inefisiensi. “Coba bayangkan apabila BPR tingkat kecamatan dengan aset kecil diwajibkan untuk memiliki modal Rp4 miliar, mau diapakan modal itu?”

 

Perbarindo segera melakukan kajian mengenai besaran penambahan modal guna memberikan masukan kepada bank sentral dalam calon regulasi itu.

 

Menurutnya, BI juga tidak boleh memaksakan BPR untuk merger melalui ketentuan aturan modal minimal tersebut.

 

Konsep perampingan jumlah BPR dengan merger, menurut dia, mudah diucapkan namun sulit dilakukan. Hal tersebut disebabkan karena sulit untuk menyatukan visi, kultur, hingga sumber daya manusia dari dua atau lebih entitas BPR.

 

“Secara statistik kami melihat merger hanya bisa dilakukan apabila pemiliknya sama. Ini yang terjadi pada BPR milik pemerintah daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah,” ujarnya.

 

Bank sentral kembali melontarkan wacana untuk meningkatkan modal bagi BPR dengan berdasarkan zona wilayah atas kepadatan penduduk dan kecepatan perputaran uang.

 

BPR yang berada di zona satu akan diwajibkan memiliki modal minimum Rp10 miliar, sementara zona dua Rp6 miliar dan zona tiga Rp4 miliar. (if)


Editor : Ismail Fahmi

 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.