Jum'at, 25 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

KTT APEC 2013: Nusa Dua Indah Perluas Convention Center

Yusran Yunus   -   Sabtu, 09 Maret 2013, 10:14 WIB

BERITA TERKAIT


130309_apec (asiabusiness.comyus).jpg

BISNIS.COM, NUSA DUA-PT Nusa Dua Indah kembali mengembangkan pembangunan Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) tahap kedua untuk mendukung pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pacific.

President Director PT Nusa Dua Indah Indonesia Danny Budiharto mengatakan KTT APEC 2013 tersebut akan diselenggarakan pada awal Oktober tahun ini.

"Ini adalah komitmen kami di tahun sebelumnya, untuk mendukung perhelatan akbar tersebut, dengan penambahan fasilitas kapasitas ruang pendukung yang lebih besar dan terakomodir," paparnya saat pelaksanaan Topping Off BNDCC Tahap Kedua di Nusa Dua, Bali, Sabtu (9/3/2013).

Dia memperkirakan melalui penambahan bangunan tersebut, kapasitas total ruang pertemuan dan pameran itu mencapai 12.000 orang. Pembangunan diharapkan bisa rampung pada Juni mendatang.

Pada tahap kedua ini, BNDCC menambah fasilitas 21 ruang pertemuan dan 2 menara hotel bintang 5 dengan kapasitas 100 kamar.

Dengan semakin banyaknya variasi event dan pameran yang diadakan di Indonesia, sambung Danny, dibutuhkan vanue yang bisa memenuhi standar inernasional yang saat ini jumlahnya masih sedikit.

"Untuk meningkatkan pertumbuhan industri jasa penyelenggaraan pertemuan, intensif, konferensi, dan pameran, keberadaan gedung seperti ini sangat dibutuhkan".(06)


Source : Fatia Qanitat

Editor : Other

Berlangganan Epaper Bisnis Indonesia Cuma Rp10 Juta Seumur Hidup, Mau? Klik disini!
 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.