Jum'at, 25 Juli 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

PERUSAHAAN PEMBIAYAAN: Masih Ada Kelemahan, Fidusia Online Pangkas Waktu & Biaya

Bambang Supriyanto   -   Senin, 22 April 2013, 20:33 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM,JAKARTA -- Sistem pendaftaran fidusia online memangkas waktu pendaftaran menjadi lebih singkat dibandingkan dengan sebelumnya yang  memakan waktu berbulan-bulan.

Namun, pendaftaran fidusia secara online yang diperkenalkan pada 5 Maret 2013 tersebut masih memiliki kelemahan. Salah satu yang paling utama adalah bahwa pendaftaran fidusia online harus dilakukan oleh notaris, sehingga masih membutuhkan pihak ketiga.

“Industri meminta agar pendaftaran dapat dilakukan oleh perusahaan pembiayaan sehingga lebih ringkas,” kata  Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Wiwie Kurnia dalam seminar Sosialisasi Pendaftaran Fidusia Online, Senin (22/4).

Pendaftaran fidusia oleh perusahaan multifinance juga dapat memangkas biaya, karena notaris hanya akan membebankan biaya pembuatan akte kepada perusahaan pembiayaan.

Selama ini, kata Wiwie, biaya pendaftaran fidusia tidak standar bahkan menjadi mahal karena proses pendaftarannya yang membutuhkan banyak waktu dan melibatkan beberapa pihak.

Padahal, biaya pendaftaran fidusia untuk barang seperti kendaraan bermotor dengan nilai penjaminan sampai dengan Rp50 juta hanya Rp25.000, sedangkan untuk barang dengan nilai Rp50 juta-Rp100 juta sebesar Rp50.000.


Source : Farodlilah Muqoddam

Editor : Bambang Supriyanto

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.