Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank Mega Restrukturisasi Kredit Korban Banjir

PT Bank Mega Tbk., memberi kebijakan khusus kepada para nasabah yang terkena dampak banjir melalui program restrukturisasi kredit. Selama 6 bulan sejak terjadi banjir, para debitur tidak perlu membayar angsuran dan bunga akan disesuaikan pada periode berikutnya.
selain program restrukturisasi, Bank Mega juga membatu para korban banjir dengan memberikan donasi berupa kompor gas sebanyak 2.000 unit lengkap dengan regulator. /bisnis.com
selain program restrukturisasi, Bank Mega juga membatu para korban banjir dengan memberikan donasi berupa kompor gas sebanyak 2.000 unit lengkap dengan regulator. /bisnis.com

Bisnis.com, MANADO - PT Bank Mega Tbk., memberi kebijakan khusus kepada para nasabah yang terkena dampak banjir melalui program restrukturisasi kredit. Selama 6 bulan sejak terjadi banjir, para debitur tidak perlu membayar angsuran dan bunga akan disesuaikan pada periode berikutnya. 

Managing Director PT Bank Mega Tbk Area Makassar  Max Kembuan mengatakan kebijakan restruturisasi kredit bertujuan membantu meringankan beban nasabah yang terkena dampak banjir.

"Kebijakan ini untuk membantu dan menjaga hubungan baik dengan para nasabah. Prgoram ini berlaku selama 6 bulan sejak banjir," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com, Minggu (23/3/2014). 

Max mengatakan selain program restrukturisasi, pihaknya juga membatu para korban banjir dengan memberikan donasi berupa kompor gas sebanyak 2.000 unit lengkap dengan regulator. Bantuan itu diserahkan di Kediaman Gubernur di Bumi Beringin Manado.

Gubernur Sulut SH Sarundajang mengatakan pihaknya berterima kasih karena bantuan tidak berupa uang. Pasalnya, saat ini masyarakat lebih banyak membutuhkan bantuan berupa perlengkapan rumah tangga yang umunya rusak atau hanyut terbawa banjir.

"Bahkan saya juga berterima kasih karena Bank Mega tidak memberikan bantuan dalam bentuk dana melainkan berupa bahan," ujarnya.

Sarundajang menambahkan bencana banjir telah menyebabkan banyak rumah hanyut, rusak berat, dan rusak ringan. Selain itu, banjir juga menyebabka banyak fasilitas infrastrukut yang rusak sehingga perekonomian sedikit terganggu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Thomas Mola

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper