Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Suku Bunga Perbankan Masih Bergerak Naik

Berdasarkan publikasi Perkembangan Uang Beredar (M2) oleh Bank Indonesia yang dirilis April 2014 diketahui suku bunga simpanan masih meningkat. Pada Februari 2014 rata-rata suku bunga simpanan berjangka untuk seluruh jangka waktu lebih tinggi dibandingkan Januari 2014.
BI Rate masih berpotensi naik 50 bps tahun ini. Dia mengatakan prospek berakhirnya quantitative easing oleh Bank Sentral Amerika Serikat cenderung merangsang Bank Indonesia untuk menaikkan BI Rate lagi./JIBI
BI Rate masih berpotensi naik 50 bps tahun ini. Dia mengatakan prospek berakhirnya quantitative easing oleh Bank Sentral Amerika Serikat cenderung merangsang Bank Indonesia untuk menaikkan BI Rate lagi./JIBI

Bisnis.com, JAKARTA—Hingga Februari 2014 suku bunga perbankan masih beranjak naik.

Berdasarkan publikasi Perkembangan Uang Beredar (M2) oleh Bank Indonesia yang dirilis April 2014 diketahui suku bunga simpanan masih meningkat. Pada Februari 2014 rata-rata suku bunga simpanan berjangka untuk seluruh jangka waktu lebih tinggi dibandingkan Januari 2014.

Suku bunga simpanan 1, 3 dan 6 bulan masing-masing tercatat 7,99%, 8,05% dan 8,21%. Pada periode sebelumnya suku bunga simpanan 1, 3 dan 6 bulan masing-masing 7,91%, 7,96% dan 7,90%. Kenaikan itu pun merembet ke suku bunga kredit. Rata-rata suku bunga kredit pada Februari 2014 sebesar 12,55% atau naik dibandingkan Januari 2014 yang tercatat 12,48%.

Ekonom Senior Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan mengatakan sejak penaikan BI Rate tahun lalu seharusnya penyesuaian sudah selesai. Menurutnya kenaikan BI Rate hingga 175 bps yang terjadi tahun lalu tidak bisa menjadi alasan bagi bank untuk menaikkan lagi suku bunga saat ini.

“Kecuali kalau deposit jatuh tempo, suku bunga deposito tentu harus naik dengan kondisi yang ada,” ujarnya kepada Bisnis.com.

Dia menambahkan BI Rate masih berpotensi naik 50 bps tahun ini. Dia mengatakan prospek berakhirnya quantitative easing oleh Bank Sentral Amerika Serikat cenderung merangsang Bank Indonesia untuk menaikkan BI Rate lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Galih Kurniawan

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper