Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

AKUISISI BTN: Bank Mandiri & BTN Sudah Beritahu OJK

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) sudah memberitahukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait rencana aksi korporasi yang melibatkan keduanya.
  Aktivitas di Bank BTN. / Bisnis.com
Aktivitas di Bank BTN. / Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) sudah memberitahukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait rencana aksi korporasi yang melibatkan keduanya.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad mengatakan keduanya sudah memberitahukan kepada OJK dalam kapasitasnya masing-masing sebagai emiten.

“Pemberitahuan sebagai emiten sudah disampaikan ke OJK. Ada aturan-aturan yang harus diperhatikan sebagai perusahaan publik. Setiap ada aksi korporasi seperti ini harus dilaporkan,” ujarnya ketika ditemui di kantor OJK, Kamis (17/4/2014).

Seperti diketahui, Bank Mandiri dikabarkan kembali berencana mengakuisisi Bank BTN. Menanggapi rencana konsolidasi perbankan ini, Muliaman mengatakan OJK masih mempelajari dan masih menunggu laporan yang lebih rinci terkait hal itu.

Dia berpendapat penggabungan dua bank besar seperti Bank Mandiri dan Bank BTN bisa menguatkan sektor keuangan nasional. “Di era Masyarakat Ekonomi Asean ke depan saya kira penting betul untuk kita miliki industri keuangan yang sehat,” ujar Muliaman.  

Seperti diketahui, rencana Bank Mandiri yang akan mengakuisisi Bank BTN itu tertuang dalam surat Kementerian BUMN tanggal 11 April 2014 nomor SR-161/MBU/04/2014 yang ditujukan kepada Direktur Utama BTN Maryono.

Isi surat tersebut menambahkan agenda RUPS LB perseroan yang akan digelar pada Mei 2014 terkait persetujuan prinsip atas perubahan pemegang saham perseroan.

Saat ini, saham Bank BTN dimiliki oleh pemerintah sebesar 60,1% dan 34,7% saham dimiliki oleh publik. Sisanya sebesar 5,2% saham dimiliki oleh pemegang saham lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper