Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BUMN Didorong Jadi Agen Pembangunan

Pemerintah akan memberikan penyertaan modal kepada perusahaan BUMN agar mau berperan aktif sebagai agen pembangunan dalam menggerakkan perekonomian negara.

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah akan memberikan penyertaan modal kepada perusahaan BUMN agar mau berperan aktif sebagai agen pembangunan dalam menggerakkan perekonomian negara.

Kepala Bappenas Andrinof Chaniago mengatakan penyertaan modal dilakukan dengan cara meniadakan pembagian dividen dari perusahaan untuk pemerintah. Perolehan laba perusahaan didorong untuk digunakan sebagai belanja modal yang lebih besar.

"Jadi kinerja BUMN tidak dilihat dari setoran atau laba bersih tetapi lebih ke agen pembangunan. Misalnya belanja modal dan efek pembangunan yang dihasilkan. [Ini] paradigma dalam BUMN ke depan," katanya di Istana Kepresidenan, Kamis (4/12/2014).

Semangat pemerintah untuk meniadakan pembagian dividen perusahaan pelat merah dimaksudkan untuk mempercepat program prioritas pemerintah di antaranya pembangunan infrastruktur, kemaritiman, energi dan pangan.

Perusahaan BUMN yang menjadi agen pembangunan dikhususkan bagi yang melakukan pekerjaan fungsi ekonomi, sedangkan BUMN yang khusus mengenai penyelenggaraan pelayanan publik diminta untuk tetap melanjutkan pekerjaannya.

"Manfaat yang diberikan terhadap perekonomian, penciptaan lapangan kerja, lapangan usaha, stimulasi perekonomian daerah, itu ada manfaat yang lebih besar," jelas Andrinof.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Akhirul Anwar
Editor : Rustam Agus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper