Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank Mayora Siap Masuk Sektor Infrastruktur

PT Bank Mayora berencana untuk melakukan ekspansi bisnis ke sektor pembiayaan infrastrukur pada semester II/2017.
Ilustrasi PT Bank Mayora/bankmayora.com
Ilustrasi PT Bank Mayora/bankmayora.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Mayora berencana untuk melakukan ekspansi bisnis ke sektor pembiayaan infrastrukur pada semester II/2017.

Keputusan ini diambil setelah peseroan melakukan analiasa terkait kondisi penyeluran kredit infrastruktur yang dilakukan industri perbankan saat ini yang menunjukan kinerja positif.

Direktur Utama Bank Mayora Irfanto Oeij mengatakan, jajaran manajemen kini tengah menggodok skema rencana ekspansi tersebut. Kemungkinan, bank BUKU II ini akan masuk dalam pembiayaan sektor pendukung infrastruktur.

“Kami melihat kinerja bank pemerintah dalam penyalurkan kredit ke sektor infrastruktur kinerjanya baik. Untuk itu kami ekspansi kesini [infrastruktur],” tuturnya di Jakarta (31/7).

Adapun, mekanisme penyaluran kredit tersebut, Ifranto menjelaskan opsi pertamanya adalah dengan sindikasi pembiayan dengan bank lain.

Namun, dirinya juga tidak menutup kemungkinan untuk langsung mengadakan kerjasama dengan perusahaan pendukung proyek infrastruktur.

“Bisa juga langsung menyalurkan kredit dengan perusahaan tersebut,” katanya.

Lebih lanjut, saat ditanya mengenai realisasi penyaluran kredit, Irfan tidak dapat memberikan detail angka yang pasti.

“Yang jelas penyaluran kredit  disektor infrastruktur diluar porsi kredit komersil yang selama ini memiliki persentase paling tinggi,” ujarnya.

Bank Mayora, pada 2017 menargetkan penyaluran kredit Rp600 miliar sampai akhir tahun. Kredit komersil memiliki porsi paling tinggi yakni sekitar 80%-90%. Sementara sisanya, didistrubsikan pada kredit sektor konsumer dan kredit mikro.

Terkait kinerja semester I/2017, Bank Mayora melakukan revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) dalam mengarungi sisa tahun ini. Tercatat, sektor kredit mengalami koreksi target pertumbuhan dari 23% atau sekitar Rp4.4 triliun menjadi 16%. Sementara itu, LFR (Loan Funding Ration) akan ditargetkan berada pada posisi 85%-87%.

Kerjasama Asuransi Jiwa

PT Bank Mayora dan PT Great Eastern Life Indonesia hari ini (31/7), meresmikan kerjasama Bancassurance, yakni asuransi jiwa bagi nasabah yang mengajukan KPR di Bank Mayora. Asuransi ini diperuntukan bagi debitur KPR baru dengan fasilitas pergantian penuh untuk yang telah diasuransikan apabila debitur meninggal dunia.

Presiden Direktur Great Eastern Life Indonesia Clement Lien mengatakan, dengan memanfaatkan 42 kantor cabang Bank Mayora, pihaknya berharap dapat memperluas penetrasi layanan  produk bagi nasabah.

“Kerjasama ini merupakan tonggak sejarah yang penting bagi kami karena kami telah fokus dalam pengembangan bisnis Bancassurance. Kerjasama ini juga akan semakin memperkuat komitme kami dalam melayani kebutuhan para nasabah dan melayani lebih banyak lagi masyarakat Indonesia,” katanya.

Kerjasama ini juga menjadi strategi Great Estern Life guna memperbesar pangsa pasarnya di Tanah Air. Tercatat, hingga Juli 2017, perusahaan asuransi asal Malaysia ini sudah mempunyai nasabah sebanyak 90.000 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Andry Winanto
Editor : Rustam Agus

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper