Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank Mayapada Bakal Tambah 10 Kantor Cabang

Bank Mayapada Internasional berencana menambah 10 kantor cabang baru sampai akhir tahun ini menjadi 217 kantor cabang.
Bank Mayapada/Ilustrasi-Bisnis.com-David Eka Issetiabudi
Bank Mayapada/Ilustrasi-Bisnis.com-David Eka Issetiabudi

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mayapada Internasional Tbk. berencana menambah 10 kantor cabang baru sampai akhir tahun ini menjadi 217 kantor cabang.

Presiden Direktur PT. Bank Mayapada Internasional Tbk. Hariyono Tjahjarijadi mengungkapkan sampai saat ini perseroan telah mengoperasikan 208 kantor cabang.

"Kantor cabang baru yang lokasinya paling jauh ada di Padang dan Batam," tuturnya seusai melakukan penawaran umum obligasi subordinasi berkelanjutan I Tahap I/2017 di Jakarta, Selasa (22/8/2017).

Hariyono melanjutkan, selain di kedua kota tersebut, cabang baru bank dengan kode emiten MAYA ini juga akan berlokasi di Jabodetabek dan Surabaya.

Sebelumnya, Bank Mayapada telah melakukan transaksi terafiliasi terkait penjualan kantor cabang perseroan di Jalan Sudirman, Bandung Rp265 miliar pada tahun ini. Keputusan ini diambil lantaran lokasi kantor cabang tersebut dianggap kurang strategis dan berlokasi di kawasan pasar tradisional.

Selain itu, langkah ini merupakan bentuk efisiensi karena manajemen tidak menggunakan bangunan yang dimiliki yang berjumlah delapan lantai. Bank milik taipan Tahir ini hanya menggunakan tiga lantai sebagai operasional kantor cabang. Secara keseluruhan, gedung tersebut memiliki 17 lantai.

Nantinya, di lokasi tersebut tetap ada kantor cabang pembantu. Kantor cabang sendiri rencananya akan direlokasi ke Jalan Veteran, Bandung yang dinilai lebih prospektif dengan estimasi biaya renovasi sekitar Rp15 miliar sampai Rp20 miliar.

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan semester I/2017, bank yang saat ini berada di BUKU III ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp493,91 miliar. Angka menurun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni Rp548,79 miliar.

Adapun, realisasi penyaluran kredit paruh pertama 2017 tumbuh 26,82% menjadi Rp51,55 triliun dibandingkan dengan posisi per Juni 2016 yakni Rp40,65 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Andry Winanto
Editor : Fajar Sidik
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper