Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ratu Prabu Energi Mau Bangun LRT, Sandiaga Uno: Harus Didorong

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Uno menyampaikan dukungannya kepada PT Ratu Prabu Energi Tbk. (ARTI) untuk pembangunan kereta ringan (light rail transit/LRT) di Jakarta.
Foto aerial proyek pembangunan light rail transit (LRT) di Jakarta, Minggu (19/11)./JIBI-Nurul Hidayat
Foto aerial proyek pembangunan light rail transit (LRT) di Jakarta, Minggu (19/11)./JIBI-Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Uno menyampaikan dukungannya kepada PT Ratu Prabu Energi Tbk. (ARTI) untuk membangun kereta ringan (light rail transit/LRT) di Jakarta.

Dukungan itu juga dia sampaikan secara langsung dalam pertemuannya dengan Menteri BUMN Rini S. Soemarno dalam agenda lari pagi dan Breakfast Meeting di Jakarta, Senin (8/1/2018) pagi.

"Saya bilang kepada Bu Menteri [Rini Soemarno], Ratu Prabu sudah dua tahun mengerjakan ini dan mereka bayar mahal sekali untuk membayar konsultan internasional yang ternama di dunia. Saya pernah pakai juga konsultan tersebut dan mahal sekali, berarti mereka lakukan kajian yang sangat dalam," katanya usai rapat.

Selain itu, Sandiaga juga mengaku telah cukup lama mengenal direksi ARTI, perusahaan yang bergerak dalam sektor minyak dan gas bumi. Menurutnya, walaupun bergerak di sektor migas, korporasi tersebut juga berpengalaman dalam membangun proyek-proyek infrastruktur.

"Dalam proyek-proyek migas ini ada banyak sekali proyek infrastruktur yang harus dibangun. Saya kenal Pak Bur Maras (Presiden Direktur ARTI) ini sudah cukup lama dan mereka sudah aktif dalam industri migas dalam 20 bahkan 40 tahun terakhir," ujarnya.

Sandiaga menyatakan pihaknya akan mendorong agar rencana tersebut terealisasi, tapi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ingin mengkajinya lebih lanjut bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan.

"Bu Menteri [Rini Soemarno] sama pandangannya dengan saya. Kalau ada swasta yang mau membangun dan menggunakan dana sendiri tanpa gunakan dana pemerintah, kita harus kaji. Seandainya betul sangat feasible dan memungkinkan, itu harus didorong dan dipercepat," tambahnya.

Sebagai informasi, belum lama ini ARTI menyambangi kantor Sandiaga Uno dan mengajak untuk membangun LRT sepanjang 200 km. Adapun, nilai investasi yang disiapkan terbilang fantastis yakni sebesar Rp320 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ropesta Sitorus
Editor : Annisa Margrit

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper