Jiwasraya Berupaya Penuhi Kewajiban SBN

PT Asuransi Jiwasraya masih berupaya memenuhi ketentuan batas minimum investasi pada instrumen surat berharga negara (SBN) sebesar 30% paling lambat 31 Desember 2017.
Azizah Nur Alfi | 12 Januari 2018 08:38 WIB
Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim menyampaikan sambutan pada perayaan ulang tahun ke-158 Asuransi Jiwasraya di Jakarta, Senin (8/1). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Asuransi Jiwasraya masih berupaya memenuhi ketentuan batas minimum investasi pada instrumen surat berharga negara (SBN) sebesar 30% paling lambat 31 Desember 2017.

Kepala Divisi Keuangan dan Investasi PT Asuransi Jiwasraya Agustin Widhiastuti menyampaikan, hingga akhir 2017, Jiwasraya baru memenuhi sekitar 21% dari kewajiban tersebut. Porsi pemenuhan SBN tersebut sudah termasuk dengan memanfaatkan relaksasi yang diberikan OJK melalui POJK Nomor 56 Tahun 2017.

Agustin mengatakan portofolio investasi Jiwasraya sebagian besar ditempatkan pada reksa dana, saham, dan obligasi. Meski demikian, dia tidak dapat memerinci persentase portofolio investasinya. Selanjutnya, perusahaan akan menyeimbangkan portofolio investasi guna mengejar ketentuan tersebut.

Dalam perayaan 158 tahun Jiwasraya, perusahaan merilis investasi sepanjang 2017 sebesar Rp41,74 triliun. Realisasi itu tumbuh 20,19% dari tahun sebelumnya sebesar Rp34,59 triliun. Adapun, hasil investasi pada tahun lalu sebesar Rp3,86 triliun, tumbuh 21,09% dari tahun sebelumnya sebesar Rp3,18 triliun.

Dia menyampaikan sepanjang 2017, hasil investasi banyak disumbangkan dari sektor pasar modal yakni saham dan obligasi. Perusahaan optimis dapat membukukan kinerja yang sama atau peningkatan 15% pada tahun ini.

“Jika aset investasi per Desember Rp41,7 triliun, maka yoi [yield of investment] 9,26%,” katanya, Kamis (11/1). 

Tag : asuransi jiwa
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top