Modal Terbatas, Bank Kecil Sulit Himpun Dana Murah

Bisnis.com, JAKARTA Mengejar peningkatan porsi dana murah dalam portofolio penghimpunan dana pihak ketiga bukan hal mudah bagi bank-bank kecil.
Dini Hariyanti | 13 Februari 2018 21:40 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Mengejar peningkatan porsi dana murah dalam portofolio penghimpunan dana pihak ketiga bukan hal mudah bagi bank-bank kecil.

Ekonom PT Bank Central Asia Tbk. David Sumual mengakui bahwa current account saving account (CASA) sekarang ini mayoritas menumpuk pada bank besar alias bank umum kegiatan usaha (BUKU) III dan IV.

Kondisi itu terpengaruh terbatasnya layanan dan tawaran produk dari BUKU I dan II. Alhasil, calon nasabah tak jarang malah berpaling ke bank besar, lantaran layanan perbankannya lebih mudah untuk diakses.

“Untuk tingkatkan layanan apalagi yang berbasis teknologi memang perlu modal dan investasi besar. Jadi, BUKU I dan II kesulitan [untuk memenuhi ini],” ucapnya saat dihubungi Bisnis, Selasa (13/2/2018).

Porsi dana murah pada BUKU I dan II per November tahun lalu menunjukkan peningkatan secara year on year. Untuk BUKU I, porsi CASA naik dari 42,4% terhadap DPK menjadi 44,4%. Adapun untuk BUKU II dari kisaran 43,3% menjadi 45%.

Tag : tabungan, bank kecil
Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top