KABAR PASAR 8 MARET: Simalakama Subsidi Energi, BEI: Koreksi IHSG Hanya Sementara

Berita seputar dampak rencana penambahan subsidi energi serta optimisme terhadap kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) menjadi sorotan media massa hari ini, Kamis (8/3/2018).
Renat Sofie Andriani | 08 Maret 2018 07:52 WIB
Jurnalis melintas di samping data penunjuk regulasi yang dicabut oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral di sela-sela jumpa pers di Jakarta, Senin (12/2). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Berita seputar dampak rencana penambahan subsidi energi serta optimisme terhadap kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) menjadi sorotan media massa hari ini, Kamis (8/3/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional hari ini:

Simalakama Subsidi Energi. Rencana penambahan subsidi energi berpotensi menggerus kepercayaan investor di pasar keuangan, terutama terkait dengan komitmen pemerintah dalam menjaga efektivitas anggaran. Anil Kumar, Fixed Income Analyst Ashmore Asset Management Indonesia, mengatakan pemerintah saat ini berada pada posisi yang cukup sulit. (Bisnis Indonesia)

INACA Minta Revisi Tarif. Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia menilai harga tiket penerbangan harus disesuaikan ketika terjadi kenaikan harga bahan bakar dalam waktu yang lama. (Bisnis Indonesia)

Taipan Nakal Terpojok. Celah bagi pelaku kejahatan finansial kian tertutup seiring dengan terbitnya Peraturan Presiden No.13/2018 tentang Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi dalam rangka Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana Terorisme, yang diundangkan pada 5 Maret 2018. (Bisnis Indonesia)

Bursa Dikepung Isu Global dan Lokal. Pasar saham Indonesia merosot lagi untuk keempat hari. Kemarin (7/3), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 2,03% menuju 6.368,27. Ini merupakan koreksi paling tajam di antara indeks bursa saham regional (Kontan)

BEI: Koreksi IHSG Hanya Sementara. Pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hanya sementara karena pasar saham domestik ditopang fundamental yang kuat. Pelemahan terjadi semata-mata karena persepsi negatif sesaat dan reaksi investor yang berlebihan. (Investor Daily)

Tag : IHSG, subsidi energi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top