BRI Tingkatkan Penyaluran Kredit Pendidikan di Malang

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendorong akselerasi penyaluran student loan atau fasilitas pembiayaan untuk pendidikan lewat kerja sama dengan intitusi perguruan tinggi.
Ropesta Sitorus | 09 April 2018 13:42 WIB

Bisnis,com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendorong akselerasi penyaluran student loan atau fasilitas pembiayaan untuk pendidikan lewat kerja sama dengan intitusi perguruan tinggi.

Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BRI Sis Apik Wijayanto mengharapkan cakupan student loan BRIGuna dapat lebih merata di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

“Ini merupakan komitmen BRI untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, serta respon kami atas arahan Presiden yang menginginkan perbankan agar menyediakan fasilitas pembiayaan bagi mahasiswa,” ujar Sis Apik dalam keterangan tertulis, Senin (9/4/2018).

Dia mengungkapkan sudah ada 11 perguruan tinggi negeri yang menandatangani perjanjian kerjasama dengan BRI untuk student loan.

Pekan lalu, ada dua lagi universitas yang bekerja sama dengan BRI yang terletak di Malang, Jawa Timur, yakni Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang.

Kesepakatan tersebut diteken oleh Rektor Universitas Brawjijaya M Bisri dengan Sis Apik Wijayanto (7/4/2018). Poin dari perjanjian kerja sama itu adalah pemberian fasilitas student loan BRI (Briguna Pendidikan) untuk mahasiswa S-2 dan S-3 Universitas Brawijaya. 

M Bisri menyatakan pihaknya mengapresiasi positif kerjasama tersebut. “Sebab dengan kerjasama ini, mahasiswa Pascasarjana UB memiliki akses pembiayaan pendidikan yang sangat mudah dan tanpa jaminan,” ujarnya seperti.  

Dalam acara tersebut BRI juga menyerahkan CSR BRI Peduli berupa 1 unit mobil Toyota Hi Ace comuter penunjang pendidikan untuk universitas Brawijaya senilai Rp470 juta.

Secara terpisah, keesokan harinya, BRI kembali meneken perjanjian kerja sama dengan Universitas Negeri Malang untuk menyalurkan student loan BRI. Penandatanganan PKS dilakukan oleh Sis Apik Wijayanto dengan Rektor Universitas Negeri Malang Ahmad Rofiudin.

Ahmad Rofiudin menjelaskan saat ini ada sekitar 3.750 mahasiswa di jenjang S-2 dan S-3 di UM.

"Kami berharap Briguna Pendidikan ini bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa yang sudah masuk maupun yang akan masuk, sehingga akan meringankan beban para mahasiswa pascasarjana di UM,” ujarnya.  

Sebelumnya, pada pertengahan Maret 2018 lalu Bank BRI telah meluncurkan student loan di Kantor Kemenristekdikti. Student loan yang dinamakan Briguna Pendidikan merupakan fasilitas pembiayaan dengan skema yang dikhususkan untuk mahasiswa S2 dan S3 yang sudah memiliki upah/penghasilan tetap.

Produk ini memiliki keunggulan dengan adanya fleksibilitas berupa grace periode atau kelonggaran waktu pembayaran, yakni mahasiswa diperbolehkan hanya  membayar bunga berjalan selama masa pendidikan kuliah.

Adapun, pokok pinjaman dapat dibayarkan setelah mahasiswa lulus sampai dengan jangka waktu pinjaman berakhir.

“Dengan skema pembiayaan fleksibel semacam ini, BRIGuna Pendidikan diharapkan dapat memacu minat masyarakat untuk menempuh pendidikan tinggi tingkat lanjut, sehingga secara langsung Bank BRI memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Hingga akhir 2018 kami menargetkan penyaluran BRIGuna Pendidikan sebesar Rp100 miliar,” ujar Sis Apik.

Tag : bri
Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top