BRI Dukung Kampanye Bepergian Aman ke Luar Negeri

JAKARTA PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mendukung program Kementerian Luar Negeri untuk meningkatkan perlindungan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri, baik dalam rangka bekerja, wisata, maupun keperluan lainnya.
MediaDigital | 16 April 2018 08:49 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kedua kanan) berfoto bersama Direktur Utama Bank BRI Suprajarto (kedua kiri), Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BRI Sis Apik Wijayanto (kanan), dan Dirjen Protokol dan Konsuler Kemlu RI Andri Hadi (kiri)

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mendukung program Kementerian Luar Negeri untuk meningkatkan perlindungan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri, baik dalam rangka bekerja, wisata, maupun keperluan lainnya.

Kedua belah pihak, dengan menggandeng sejumlah stakeholder lainnya yakni Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Direktorat Jenderal Imigrasi, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), dan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), menggelar acara The Safe Travel Fest 2018 di Jakarta pada 11-15 April 2018. Puncak acara pameran tersebut ditandai dengan peluncuran aplikasi mobile Safe Travel yang dikembangkan oleh Kementerian Luar Negeri.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, aplikasi mobile Safe Travel merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada setiap WNI yang sedang berada di luar negeri. Aplikasi tersebut, lanjut Retno, pada awalnya dimulai dari SMS blast yang dikirimkan kepada setiap warga negara Indonesia setiap kali mendarat di negara lain, kemudian terus dikembangkan menjadi aplikasi mobile yang dapat diakses secara multiplatform baik di android, iOS, website, maupun media sosial. Seluruh informasi yang tertera dalam aplikasi Safe Travel diharapkan membantu warga Indonesia di mana pun berada. Selain itu, terdapat pula fitur tombol darurat yang dapat digunakan untuk mengirim foto, merekam video, menghubungi perwakilan RI terdekat, dan mengirim lokasi kejadian.

“Pengembangan aplikasi mobile ini adalah untuk early detection dan sekaligus immediate response apabila ada apa-apa. Sebab perlindungan WNI di luar negeri merupakan salah satu prioritas politik Indonesia,” ujarnya saat peluncuran aplikasi mobile Safe Travel, Sabtu (14/4). Direktur Utama BRI Suprajarto mengatakan peluncuran aplikasi Safe Travel merupakan bentuk komitmen untuk meningkatkan keamanan dan perlindungan WNI di luar negeri.

Mengutip data dari Kemenlu, sekitar 3 juta WNI berada di luar negeri sebagai pekerja migran, pelajar, dan anak buah kapal. Sementara itu, tercatat 18 juta WNI bepergian ke luar negeri untuk keperluan wisata, termasuk wisata religi. “BRI ingin berpartisipasi aktif untuk meningkatkan keamanan dan perlindungan WNI di luar negeri,” ujarnya.

Adapun, informasi yang dapat diakses di aplikasi Safe Travel di antaranya adalah status negara, pelayanan perwakilan RI, informasi wisata, tempat ibadah, kuliner halal, dan terkait dengan hukum serta kebiasaan masyarakat lokal. Aplikasi tersebut juga memberikan kemudahan bagi para WNI di luar negeri untuk menemukan titik koordinat Unit Kerja Luar Negeri BRI yang ada di negara yang dikunjungi. Dalam acara The Safe Travel Fest 2018, BRI juga meluncurkan uang elektronik BRIZZI khusus edisi Safe Travel yang dapat dibeli oleh pengunjung selama acara pameran berlangsung.

Tag : bri
Editor : MediaDigital

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top