Pegadaian Ubah Sampah Jadi Emas di Banjarmasin

Bisnis.com, BANJARMASIN—Mengubah sampah menjadi emas kini bukan lagi impian. PT Pegadaian (Persero) merealisasikannya melalui Program The Gade Clean & Gold.
MediaDigital | 30 November 2018 09:40 WIB
Caption foto: Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero) Harianto Widodo (tiga kanan) memotong pita saat meluncurkan program The Gade Clean & Gold di Kota Banjarmasin, Kamis (29 - 11)

Bisnis.com, BANJARMASIN—Mengubah sampah menjadi emas kini bukan lagi impian. PT Pegadaian (Persero) merealisasikannya melalui Program The Gade Clean & Gold.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Harianto Widodo—saat meluncurkan program ini di Kota Banjarmasin—mengatakan The Gade Clean & Gold mengajak seluruh masyarakat di Alalak Utara, Banjarmasin untuk peduli lingkungan dengan mengkapitalisasi sampah menjadi Tabungan Emas.

“Kami akan memberikan pembekalan untuk mengumpulkan dan mengolah sampah, selanjutnya dikonversikan menjadi Tabungan Emas. Dengan banyaknya bank sampah didaerah tersebut, Pegadaian hadir dengan program Bersih-bersih Lingkungan ‘The Gade Clean & Gold’ ," katanya saat peresmian di Alalak, Banjarmasin, Kamis (29/11).

Caption foto: Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero) Harianto Widodo (dua kiri) saat meninjau lokasi bank sampah induk dalam program The Gade Clean & Gold di Kota Banjarmasin.

Untuk pengadaan The Gade Clean & Gold ini dibutuhkan pembangunan 1 unit bank sampah dan renovasi 5 unit bank sampah yang sudah ada sebelumnya. Selain pemberian 5 unit sepeda motor roda tiga Viar dan 8 unit gerobak dari pihak Pegadaian kepada pihak pengelola bank sampah.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan apresiasinya terhadap Pegadaian karena telah membangun The Gade Clean & Gold di lokasi tersebut.

“Kota Banjarmasin telah memiliki bank sampah induk di Kelurahan Alalak Utara, Banjarmasin Utara berkat dukungan dari Pemkot yang mewajibkan setiap aparat untuk menjadikan bank sampah ini. Kami sungguh mengapresiasi Pegadaian yang telah menjadi lokasi ini sebagai lokasi tujuan CSR perusahaan mengubah sampah menjadi emas,” katanya.

Saat ini, Kota Banjarmasin telah memiliki 211 bank sampah yang dapat mereduksi 11 ton sampai dengan 13 ton sampah setiap hari. Adapun, sampah yang dihasilkan di kota itu mencapai 600 ton perhari. Karena itu, Kota Banjarmasin masih membutuhkan kurang lebih 40 sampai 50 bank sampah setiap tahunnya untuk didirikan di setiap kelurahan agar pemanfaatan sampah lebih optimal.

Program The Gade Clean & Gold hadir di tiga kota Indonesia, di Pekanbaru, Bekasi dan Banjarmasin. Kehadiran program ini sudah banyak memberikan manfaat yang telah dirasakan oleh masyarakat setempat karena mereka dapat memanfaatkan sampah menjadi tabungan emas, jelasnya.

Program The Gade Clean & Gold di kota Banjarmasin, tambah Harianto, sebagai wujud kepedulian Pegadaian dan menegaskan kehadirannya sebagai BUMN Hadir untuk Negeri sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat baik dalam sektor ekonomi maupun lingkungan.

Selain itu juga karena Banjarmasin telah memiliki banyak bank sampah sehingga ke depannya dapat dijadikan contoh untuk bisa diimplementasikan di daerah-daerah lain di Indonesia sebagai desa binaan Pegadaian.

Tag : pegadaian
Editor : MediaDigital

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top