Mandiri tuntaskan akuisisi asuransi pada 2011

JAKARTA: PT Bank Mandiri Tbk akan merampungkan akuisisi atas perusahaan asuransi umum pada tahun depan, setelah penawaran saham terbatas (rights issue) dituntaskan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 Desember 2010  |  10:31 WIB

JAKARTA: PT Bank Mandiri Tbk akan merampungkan akuisisi atas perusahaan asuransi umum pada tahun depan, setelah penawaran saham terbatas (rights issue) dituntaskan.

Akuisisi terhadap perusahaan asuransi umum adalah strategi yang akan ditempuh bank BUMN ini untuk mengembangkan portofolio bisnisnya meski perseroan telah menguasai 51% saham di perusahaan asuransi jiwa, AXA Mandiri Financial Services. Bank Mandiri juga sedang mengincar satu bank untuk diakuisisi. Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan uji tuntas terhadap perusahaan yang akan diakuisisi tersebut.Sedang kami kaji perusahaan asuransi yang akan kami akuisisi, dan sudah ada namanya. Namun kami belum bisa menyebutkan namanya, ujarnya hari ini.Berdasarkan catatan Bisnis, Bank Mandiri menjajaki Asuransi Parolamas untuk diakuisisi. Bank ini adalah salah satu calon investor yang disebut-sebut melakukan negosiasi untuk mengakuisisi mayoritas saham PT Asuransi Parolamas.Dalam Peraturan Pemerintah No. 81/2008 tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian, perusahaan asuransi harus memenuhi modal minimum sebesar Rp40 miliar pada 2010, Rp70 miliar pada 2012 dan RplOO miliar pada 2014.Parolamas merupakan asuransi kerugian yang berdiri sejak 1964, dengan aset per 2009 mencapai Rpl25,99 miliar, premi bruto Rpll8,16 miliar serta perolehan laba senilai Rp 14 miliar. Asuransi itu memiliki tingkatkesehatan berupa risk based capital (RBC) sebesar 282,47% atau di atas standar minimum 120%. Modal disetor Parolamas tercatat sebesar Rp25 miliar.Saat ini, pemegang saham Parolomas lebih dikuasai individu antara lain Syarifuddin Harahap 51,8% dan T. Raffli Rachman 44,38%. Keduanya masing-masing menjadi direktur utama dan direktur di perusahaan tersebut.Zulkifli menuturkan perseroan sedang fokus kepada rencana rights issue yang ditargetkan bisa meraup dana sekitar Rp10 triliun. (mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top