Citi Indonesia incar pertumbuhan 30%

JAKARTA: Citi Indonesia menetapkan target pertumbuhan asset under custody hingga 30% untuk layanan securities and fund services (SFS) pada tahun depan seiring dengan tingginya kepercayaan investor serta banyaknya instrumen keuangan.
News Editor | 08 Desember 2010 09:51 WIB

JAKARTA: Citi Indonesia menetapkan target pertumbuhan asset under custody hingga 30% untuk layanan securities and fund services (SFS) pada tahun depan seiring dengan tingginya kepercayaan investor serta banyaknya instrumen keuangan.

Daniel Wijono, Securities Country Manager Citi Indonesia, mengatakan target pertumbuhan agresif layanan SFS pada tahun depan mengacu ke hasil evaluasi kinerja tahun ini.Dia mengungkapkan Pertumbuhan asset under custody dan pendapatan finansial diprediksi rata-rata mencapai 30%."Tahun ini asset under custody berhasil tumbuh 30%, sementara financial revenue tumbuh 25%. Hasil ini di atas perkiraan sebelumnya mengingat 2009 dan 2008 situasi cukup sulit," ujarnya seusai Citi Capital Market Outlook, hari ini.Dia menyatakan optimistis seiring dengan semakin banyaknya instrumen yang tersedia di pasar tahun depan akan semakin mendorong investor asing dan lokal untuk berinvestasi di Indonesia.Dampaknya, bertambahnya investasi yang masuk akan meningkatkan volume transaksi secara otomatis. SFS merupakan layanan yang diberikan kepada nasabah korporasi seperti fund manager, bank, perusahaan asuransi, dan dana pensiun.Citi menawarkan layanan kustodian dan kliring secara langsung untuk menjembatani berbagai nasabah dalam penyimpanan aset dan kegiatan transaksi.Layanan ini juga memberikan fitur tambahan berupa fund services yang mencakup akuntansi data dan agen transfer.(mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top