Audit forensik kasus Antaboga terlalu mahal

JAKARTA: Pengamat menilai biaya audit forensik terhadap kasus Antaboga yang terkait dengan Bank Century terlalu mahal, karena diperkirakan bakal menelan biaya sekitar US$2 juta-US$10 juta.
News Editor | 08 Desember 2010 15:55 WIB

JAKARTA: Pengamat menilai biaya audit forensik terhadap kasus Antaboga yang terkait dengan Bank Century terlalu mahal, karena diperkirakan bakal menelan biaya sekitar US$2 juta-US$10 juta.

Ekonom Tim Indonesia Bankit Ichsanuddin Noorsy mengatakan dengan mengunakan asumsi biaya minimal audit forensik sebesar US$2 juta untuk 600 rekening, maka biayanya mencapai US$3.333 per rekening atau sekitar Rp30 juta."Mahal banget itu. Harusnya lebih bisa murah kalau untuk audit forensik. Sebesar Rp500 ribu saja sudah cukup," ujarnya kepada Bisnis dalam pesan singkat, malam ini.Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan sudah menyiapkan rencana untuk melakukan tender terhadap calon auditor guna melakukan audit forensik terhadap kasus Antaboga yang mengelapkan dana nasabah Bank Century, sekarang Bank Mutiara."Kami sudah siapkan bidding [penawaran], biaya cukup besar bisa sampai US$2 juta paling murah dan paling mahal US$10 juta," ujar Kepala Eksekutif LPS Firdaus Djaelani, hari ini.Namun, Firdaus menyampaikan besarnya anggaran audit forensik tersebut sampai saat ini belum diputuskan, sehingga kebutuhan dana tergantung dari seberapa dalam dan luas audit forensik akan dilakukan. Saat Bank Century dinyatakan harus diselamatkan oleh Komite Stabilitas Sistem Keuangan pada 2008, dan direkomendasikan kepada LPS untuk menyelamatkan, kemudian mencuat kasus PT Antaboga Delta Sekuritas yang mengelapkan dana nasabah hingga Rp1,3 triliun.Antaboga merupakan perusahaan milik Robert Tantular, yang juga pemegang saham Bank Century. Dana nasabah perusahaan sekuritas itu digelapkan dengan diinvestasikan pada surat berharga bodong dan lainnya. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top