KUR BRI tembus Rp8,2 triliun

JAKARTA: Penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) oleh PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk hingga November telah menembus batas atas dari target yang dipatok perseroan sebesar Rp8,2 triliun.
News Editor | 09 Desember 2010 05:47 WIB

JAKARTA: Penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) oleh PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk hingga November telah menembus batas atas dari target yang dipatok perseroan sebesar Rp8,2 triliun.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Bisnis UMKM Bank BRI, Djarot Kusumayakti saat ditemui hari ini. Dia mengatakan hingga akhir November, perseroan telah menyalurkan kredit KUR mencapai Rp8,4 triliun. Penyaluran tersebut, katanya, akan terus meninggkat hingga akhir tahun nanti."Penyaluran KUR kami telah melampaui target yang patok. Hingga November kami telah menyalurkan KUR mencapai R8,4 triliun," katanya.Hingga akhir tahun, jelas Djarot, pertumbuhan kredit KUR akan terus tumbuh dan diperkirakan mencapai Rp9 triliun.Kedepan, ungkapnya, perseroan akan lebih ekspansif dalam menyalurkan KUR mengingat potensi pasarnya yang masih luas. "Kami akan terus menggarap wilayah yang belum tersentuh penyaluran kredit KUR. Ini potensinya besar mengingat kebutuhan nasabah untuk dapat mengakses kredit ini juga tinggi," katanya. Per 30 September 2010, Bank BRI mencatatkan kenaikan laba bersih konsolidasi sebesar 25,56% atau menjadi Rp6,656 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp5,301 triliun.Selain itu, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) perseroan berada pada level 1,15% dengan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) sebesar 13,36%.(mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top