Komunikasi antarbank sentral diperkuat

JIMBARAN, Bali: Komunikasi antara bank sentral negara-negara di Asia Tenggara yang tergabung dalam Associations of Southeast Asian Nations (Asean) diperkuat untuk mengkoordinasikan kebijakan moneter sehingga dapat saling mendukung dalam meningkatkan
News Editor | 09 Desember 2010 10:03 WIB

JIMBARAN, Bali: Komunikasi antara bank sentral negara-negara di Asia Tenggara yang tergabung dalam Associations of Southeast Asian Nations (Asean) diperkuat untuk mengkoordinasikan kebijakan moneter sehingga dapat saling mendukung dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional.

Faktor keuangan diharapkan dapat mendukung pertumbuhan dalam negeri secara berkesinambungan untuk jangka panjang, ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman Darmansyah Hadad dalam seminar South East Asia Central Banks (SEACEN) Centre bertajuk Optimal Central Banking for Financial Stability pada hari ini.Dia mengemukakan pencegahan krisis sangat ditentukan oleh komunikasi antara bank sentral yang tergabung di Asean sehingga dapat dilakukan dengan cara efektif. Jika krisis tidak dapat dihindarkan, paparnya, solusi diharapkan dapat dicapai dengan cara cepat.Jika tidak cepat, akan menyebabkan penyelesaian krisis menjadi lama dan berlarut-larut, menimbulkan ketidakpastian yang panjang, serta biaya mengatasi krisis semakin besar tambah Muliaman.Lebih jauh, dia mengemukakan dalam pertemuan itu, Indonesia dan Korea Selatan yang merupakan dua negara anggota G-20, juga mensosialisasikan kesepakatan dari pertemuan terakhir 19 negara maju dan berkembang di tambah Uni Eropa di Seoul, Korea Selatan.Mengenai pertemuan SEACEN, dia mengatakan tidak ada target menyepakati kebijakan bersama, tetapi setidaknya dapat menjadi wadah untuk mempertegas komitmen dari bank sentral di kawasan Asean untuk berkoordinasi menjaga stabilitas sistem keuangan regional.Apalagi, paparnya, peran Asean dalam perekonomian dunia semakin diperhitungkan, di mana pertumbuhan ekonomi rata-rata kawasan ini di atas kawasan lain, pascaresesi global.(mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top