Dana asing di SBI terus menurun

JAKARTA: Penurunan penempatan dana asing di Sertifikat Bank Indonesia (SBI) terus berlanjut sejalan dengan masa jatuh tempo. Namun, perebutan SBI di pasar sekunder oleh investor asing terus meningkat sehingga menyebabkan imbal hasil melebar.Kepala Biro
News Editor
News Editor - Bisnis.com 14 Desember 2010  |  11:24 WIB

JAKARTA: Penurunan penempatan dana asing di Sertifikat Bank Indonesia (SBI) terus berlanjut sejalan dengan masa jatuh tempo. Namun, perebutan SBI di pasar sekunder oleh investor asing terus meningkat sehingga menyebabkan imbal hasil melebar.Kepala Biro Humas Bank Indonesia Difi A. Johansyah mengatakan sejalan dengan meningkatnya risk apetite investor asing akibat membaiknya sentimen global, penempatan dana asing pada saham dan surat berharga negara terus meningkat."Namun, pada SBI masih tercatat turun karena besarnya SBI yang jatuh tempo," katanya dalam keterangan tertulis, sore ini.Berdasarkan data BI pada pekan II Desember 2010 dana di SBI turun tipis Rp1,32 triliun jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya menjadi Rp54,25 triliun.Namun, Difi menyampaikan volume transaksi pasar sekunder SBI meningkat. Menurut dia, volume perdagangan SBI di pasar sekunder meningkat signifikan pada hari setelmen lelang untuk menggantikan SBInya yang jatuh tempo."Volume rata-rata SBI di pasar sekunder pada minggu laporan sebesar Rp3,3 triliun dari pekan sebelumnya Rp1,6 triliun," jelasnya.Dia menyampaikan peningkatan transaksi itu menyebabkan rentang imbal hasil (yield spread) SBI di pasar sekunder dan pasar primer melebar, yaitu sekitar 28 basis poin sampai 138 basis poin di bawah yield pasar primer. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top