BRI & Asparindo poles pasar tradisional

TANGERANG : PT Bank Rakyat Indonesia Tbk menggandeng Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) untuk memoles pasar tradisional agar lebih nyaman dikunjungi melalui program BRI Peduli Pasar Rakyat (BRI Pesat).
News Editor | 15 Desember 2010 08:24 WIB

TANGERANG : PT Bank Rakyat Indonesia Tbk menggandeng Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) untuk memoles pasar tradisional agar lebih nyaman dikunjungi melalui program BRI Peduli Pasar Rakyat (BRI Pesat).

Peluncuran program Corporate Social Responsibility ini pertama kali dilakukan di Pasar Anyar Tangerang dan dijadwalkan akan diluncurkan dikota-kota lainnya.

Tujuan diadakan BRI Pesat untuk menunjukan BRI tetap focus melayani sektor UMKM [usaha mikro kecil dan menengah] khususnya di pasar tradisional, kata Kepada Divisi Bisnis Mikro Windiartono di Tangerang hari ini.

Menurut Windiartono, program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat kembali gemar berbelanja di pasar tradisional.

Menurut dia, kecenderungan orang menyukai berbelanja di mini market dan super market karena tempatnya lebih nyaman dan bersih. Padahal dari segi harga barang yang dijual dipasar-pasar jauh lebih murah, kata dia.

Dia menjelaskan BRI bersama Asparindo dan juga pihak terkait seperti PD Pasar berusaha untuk mempercantik pasar untuk menyerap para pembeli. Dalam peluncuran BRI Pesat, bank pelat merah itu juga menyalurkan bantuan untuk perbaikan pasar Anyar, Tangerang.

Bantuan yang diberikan adalah 22 pintu harmonika, pengadaan kanopi dan plang penunjuk arah/ tempat penjualan masing-masing komoditas.

Windiartono mengakui pedagang pasar tradisional merupakan salah satu nasabah penting di BRI, baik untuk tabungan maupun pinjaman. Dia menjelaskan di setiap pasar tradisional BRI akan membuka unit dan Teras BRI. Di Teras BRI pedagang tidak perlu meninggalkan kiosnya untuk melakukan transaksi perbankan.

Sebab petugas kami akan datang ke tempat/kios para pedagang. Produk yang ditawarkan di Teras BRI juga memiliki fitur yang bersaing, kata Windiartono.

Ketua Umum Asparindo Joko Setyanto mengatakan program Pesat BRI akan makin mendekatkan Bank tersebut dengan para pedagang dan memperkuat perekonomian nasional. Kalau kita terlena maka bank asing yang masuk akibat globalisasi akan dapat mengambil alih perekoenomian kita, kata Joko.

Joko menuturkan saat ini ada 12,5 juta pedagang yang tersebar di 13.600 pasar diseluruh Indonesia. (mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top