Satu bank terancam turun status jadi BPR

JAKARTA: Satu bank terancam diturunkan statusnya menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menyusul kebijakan mengenai modal minimal sebesar Rp100 miliar yang akan berlaku akhir tahun ini."Sejauh ini masih ada satu bank yang masuk dalam pemantauan kami.
News Editor | 15 Desember 2010 12:52 WIB

JAKARTA: Satu bank terancam diturunkan statusnya menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menyusul kebijakan mengenai modal minimal sebesar Rp100 miliar yang akan berlaku akhir tahun ini."Sejauh ini masih ada satu bank yang masuk dalam pemantauan kami. Kami akan terus memantau untuk mengetahui perkembangannya," kata Deputi Gubernur BI Muliaman D. Hadad saat ditemui, hari ini.Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya terus mendorong bank tersebut untuk dapat memenuhi ketentuan permodalan. Dia menyebutkan kekurangan modal bank yang masuk dalam pemantauan tersebut tidak lebih dari Rp10 miliar.Di sisi lain, ungkapnya, BI berencana memanggil seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) pada 21 Desember nanti. Pertemuan itu, jelasnya, akan membahas mengenai permodalan sekaligus menyusun langkah strategis untuk mendorong bank daerah sebagai regional champion."Kami akan memanggil kepala daerah selaku pemegang saham BPD untuk membahas strategi kedepan kaitanya dengan kontribusi bank daerah bagi pembangunan diwilayahnya masing-masing," katanya.Menurut dia untuk mendorong bank daerah menjadi regional champion harus didukung oleh sumber daya manusia yang baik sekaligus tekhnologi. Selain itu, katanya, bank daerah juga harus memperbaiki kultur yang terbangun selama ini supaya dapat bersaing ditengah kompetisi industri perbankan. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top