Bank Nagari rising fund Rp800 miliar

JAKARTA: PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat atau Bank Nagari akan melakukan penggalangan dana di lantai bursa sebesar Rp800 miliar. Penggalangan dana dilakukan dengan menawarkan saham perdana dan penerbitan obligasi.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 16 Desember 2010  |  23:02 WIB

JAKARTA: PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat atau Bank Nagari akan melakukan penggalangan dana di lantai bursa sebesar Rp800 miliar. Penggalangan dana dilakukan dengan menawarkan saham perdana dan penerbitan obligasi.

Dirut Bank Nagari Suryadi Asmi mengatakan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) akan dilakukan pada tahun depan dengan mengincar dana sekitar Rp90 miliar-Rp100 miliar dengan melepas saham baru 20%.

Dalam anggaran dasar sebenarnya bisa melepas saham hingga 40%, tetapi untuk tahap awal kami akan melepas 20% dulu. Dengan modal dasar sekarang Rp450 miliar, kemungkinan dana yang diraih sekitar Rp90 miliar, ya Rp100 miliar lah, ujarnya di Jakarta, hari ini.

Dia menjelaskan paling cepat IPO akan dieksekusi pada semester I /2010, sehingga sedari sekarang manajemen mulai melakukan persiapan rencana tersebut. Namun, menurut dia, perseroan belum menunjuk penjamian emisi dalam aksi korporasi itu.

Selain IPO, paparnya, perseroan akan melakukan penerbitan obligasi sebesar Rp700 miliar pada tahun ini, dengan rincian obligasi senior sebesar Rp500 miliar, sedangkan sedangkan sisanya sukuk dan obligasi subordinasi masing-masing Rp100 miliar.

Dana dari obligasi itu, lanjutnya, akan dipakai untuk kebutuhan dana jangka panjang dan penambahan modal, khusus untuk obligasi subordinasi. Berdasarkan catatan Bisnis, PT AAA Sekuritas dan PT Trimegah Securities Tbk menjadi penjamin emisi aksi korporasi itu.

Suryadi mengutarakan dana tersebut akan dipakai untuk menopang pertumbuhan kredit pada tahun depan yang diproyeksikan tumbuh sekitar 21%-22%. Hingga November 2010 kredit Bank Nagari mencapai Rp7 triliun. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top