Maybank Syariah incar aset tumbuh 100%

JAKARTA: PT Maybank Syariah Indonesia menargetkan pertumbuhan aset sebesar 100% pada 2011 menjadi Rp2,8 triliun dari pencapaian tahun ini senilai Rp1,4 triliun.
Yanto Rachmat Iskandar
Yanto Rachmat Iskandar - Bisnis.com 17 Desember 2010  |  07:27 WIB

JAKARTA: PT Maybank Syariah Indonesia menargetkan pertumbuhan aset sebesar 100% pada 2011 menjadi Rp2,8 triliun dari pencapaian tahun ini senilai Rp1,4 triliun.

Presiden Direktur Maybank Syariah Baharudin Abdul Majid mengaku optimistis pertumbuhan tersebut dapat tercapai mengingat pangsa pasar syariah di Indonesia masih besar.

"Per November 2010 setelah PT Bank Maybank Indocorp telah dikonversi menjadi Maybank Syariah, kami berharap bisa masuk top 7 bank syariah di Indonesia dengan aset sebesar Rp1,4 triliun dan pangsa pasar 1,6%. Tahun denpan kami yakin dapat tumbuh 100%," katanya saat Peluncuran Maybank Syariah Indonesia, hari ini.

Dia menuturkan perseroan tidak mengalami masalah berarti terkait konversi ini karena seluruh nasabah Maybank Indocorp telah menyatakan kesiapannya untuk hijrah ke Maybank Syariah. Kedepan, ungkapnya perseroan akan fokus menggarap sektor pembiayaan korporasi, komersial dan investment banking.

Dari sisi permodalan, jelasnya, perseroan akan beroperasi dengan nilai modal disetor sebesar Rp819,31 miliar. Selain itu, lanjutnya, perseroan juga optimis dapat menjadi top 3 bank syariah di Tanah Air pada 2015 dengan market share sebesar 8%.

Untuk mencapai target tersebut, lanjutnya, Maybank syariah mematok pertumbuhan rata-rata pertahun (compound annual growth rate atau CAGR) sebesar 85%. "Kami percaya, bahwa kami dapat memercepat pertumbuhan industri dengan membawa ke pasar sejumlah produk dan layanan syariah yang kami miliki. Seperti untuk kartu kredit, yang di Malaysia kita menjadi nomor satu," ujarnya.

Maybank Indocorp merupakan anak usaha Malayan Banking Bhd (Maybank) yang juga menjadi pemegang saham pengendali di BII. Maybank menguasai 96,83% saham Maybank Indocorp. Adapun, Maybank menguasai 97,5% saham melalui Sorak Financial Holdings Pte Ltd sebesar 54,33% saham di BII dan Maybank Offshore Corporate Services Labuan) sebesar 43,19% dari total saham perseroan.

Maybank Indocorp memeroleh persetujuan dari Bank Indonesia untuk mengkonversi kegiatan bisnis menjadi bank syariah pada 23 September 2010. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top