Wisatawan malas bawa tunai

JAKARTA: Survei konsumen Visa menunjukkan wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia menggunakan ATM sebagai cara cepat mengakses uang tunai saat berlibur di berbagai destinasi wisata.
News Editor | 23 Desember 2010 07:31 WIB

JAKARTA: Survei konsumen Visa menunjukkan wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia menggunakan ATM sebagai cara cepat mengakses uang tunai saat berlibur di berbagai destinasi wisata.

Ellyana Fuad, Country Manager Visa di Indonesia mengatakan survei terhadap wisman yang dilakukan pihaknya menunjukkan hampir empat dari 10 responden (39%) mengatakan lebih memilih untuk membawa uang tunai dalam jumlah kecil untuk pengeluaran awal.

Menurut dia, hanya satu dari lima responden memilih untuk membawa tunai sebanyak mungkin untuk perjalanan. Selain itu, sedikitnya 37% responden juga setuju ATM adalah cara yang baik dalam mengakses uang tunai untuk keperluan yang mendesak. Mereka kemudian mengakses tunai yang lebih banyak di negara tujuan apabila diperlukan.

Membawa uang tunai dalam jumlah besar semakin tidak diperlukan oleh wisman. Mereka menggunakan kartu pembayaran di toko atau restoran yang menerima kartu pembayaran internasional ini," ungkapnya kemarin.

Anjungan tunai mandiri (ATM) di Indonesia biasanya berada di bandara lokal, daerah utama dan tempat belanja wisatawan, sehingga pengunjung dapat menghindari resiko membawa tunai dalam jumlah besar.

Survei tersebut, kata Ellyana dilakukan melalui proses wawancara terhadap pengunjung yang telah dan akan datang ke Indonesia.

Jumlah respondennya mencapai 6.714 orang dari 13 pasar wisata Indonesia yaitu Autralia, China,Taiwan, Hong kong, India, Korea, Malaysia, New Zealand,Singapura, Thailand, Inggris dan Amerika Serikat.

"Hasilnya menunjukkan wisman dari tiga wilayah pasar utama Indonesia melakukan tarik tunai melalui ATM di daerah tujuan dalam jumlah tertentu. Responden asal Australia melakukan tarik tunai rata-rata US$691 diikuti oleh pengunjung asal Singapura US$332 dan Malaysia US$241," kata Ellyana.

Hampir setengah dari total responden (48%) dalam survei mengatakan tarik tunai sesuai kebutuhan di ATM merupakan cara nyaman untuk mengakses mata uang lokal.

Selanjutnya 41% merasa khawatir dengan keamanan masing-masing dan merasa tidak senang membawa tunai dalam jumlah besar ketika meninggalkan negara asal.

Visa memiliki lebih dari 1,7 juta jaringan ATM di dunia dan 19.000 ATM di Indonesia yang memberikan akses bebas hambatan bagi pemegang kartu untuk menarik uang tunai lokal dimana saja.(mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top