BSM perluas layanan remitansi

News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 Desember 2010  |  06:37 WIB

JAKARTA: Bank Syariah Mandiri (BSM) akan memperluas bisnis transaksi pengiriman uang atau remitansi ke Hongkong dan Korea Selatan pada 2011 bekerja sama dengan sejumlah bank yang telah beroperasi di negara itu.

Direktur BSM Hanawijaya mengatakan pihaknya telah menjajaki kerja sama bisnis remitansi dengan tiga bank yang ada di Korea Selatan. Sedangkan di Hong Kong, BSM akan bekerja sama dengan cabang Bank Mandiri di wilayah otonom dari China itu.

Kerja sama ini memang diperlukan oleh BSM karena tidak memiliki cabang baik Korsel maupun Hong Kong, kata Hanawijaya.

Menurut dia, kerja sama dengan Bank Mandiri di Hong Kong tidak akan membuat kedua bank dalam satu grup ini berkompetisi. Sebab, ada sebagian Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang memilih mengirimkan uang lewat fasilitas syariah. Mereka menantikan fasilitas syariah, katanya.

Dia menambahkan Korsel dan Hong Kong merupakan pasar remitansi yang sangat potensial berdasarkan jumlah TKI yang bekerja disana. Di Korsel ada 40.000 TKI yang didominasi oleh kaum laki-laki. Sedangkan di Hongkong ada 170.000 TKI

Berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI) remitansi dari Hongkong hingga kuartal III 2010 mencapai US$ 336,82 juta. Remitansi dari Hongkong berada di peringkat keempat di bawah Malaysia, Arab Saudi dan Taiwan. Sedangkan remitansi dari Korea Selatan mencapai US$ 66,16 juta

Remitansi dari Malaysia yang dikelola oleh BSM mencapai Rp1,3 triliun selama 2010. BSM berharap remitansi dari Malaysia akan tumbuh hingga 30% pada 2011.

Menurut pandangan kami Malaysia itu paling potensial. Untuk Timur tengah kami belum menemukan partner disana. Tapi secara bertahap kalau bisa akan kami kembangkan, katanya. (api)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top