DBS Indonesia pacu layanan wealth management

News Editor
News Editor - Bisnis.com 06 Juli 2011  |  10:12 WIB

JAKARTA: PT DBS Indonesia menargetkan total kelolaan dana layanan jasa wealth management naik sebesar 30% sampai 35% hingga akhir 2011.

Senior Vice President Consumer Banking Group and Wealth Management Budiyanto Winata menuturkan dana kelolaan untuk wealth management per Juni 2011 telah meningkat hingga 25% atau menjadi setara Rp14 triliun. Sementara itu, hingga akhir 2011 pihaknya menargetkan pertumbuhan kelolaan dana menjadi 30% hingga 35%. "Kami sudah tumbuh 25%, totalnya Rp13 triliun sampai Rp14 triliun. Hingga akhir 2011 mungkin [naiknya] sekitar 30% hingga 35%," ujar Budiyanto saat menandatangani nota kerja sama dengan PT Asuransi Aviva Indonesia di Jakarta, hari ini.Budiyanto optimistis dengan pencapaian target tersebut. Menurut dia, hal ini akan didukung oleh kondisi ekonomi Indonesia yang diperkirakan akan baik pada semester dua, serta perkembangan nasabah high network yang akan terus bertambah. "Kita lihat sentimen pasar, ketika indeks [Indeks Harga Saham Gabungan/ IHSG] pertama kali dibuka Januari 3.700 lalu turun 3.500, sekarang hampir 4.000. GDP [gross domestic product] rakyat Indonesia sudah naik dari US$300 dolar per kapita sekarang sudah capai US$500," katanya.Terkait pertumbuhan dana kelolaan per Juni 2011, Budiyanto menjelaskan, hal itu dipicu oleh peningkatan perolehan dana pihak ketiga (DPK) dan wealth management. (faa)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top