DBS Indonesia pacu bisnis tumbuh 30%

News Editor
News Editor - Bisnis.com 20 Juli 2011  |  12:24 WIB

JAKARTA: Melalui partisipasi pada proyek public-private partnership, PT Bank DBS Indonesia menargetkan perkembangan bisnis sebesar 30% pada 2011.

Head of Debt Capital Markets DBS Indonesia Wiwit Chaidir menuturkan pihaknya akan berpartisipasi dalam proyek PPP melalui layanan Perbankan Cara Asia. Dengan layanan tersebut menurut Wiwit, investor bisa mendapatkan suku bunga dengan tingkat rendah. Hal ini akan mendukung proyek PPP sekaligus meningkatkan pertumbuhan bisnis perseroan. Selain itu, DBS juga memberikan penilaian komprehensif mengenai kelayakan dan resiko proyek-proyek tersebut, kata Wiwit di Jakarta, kemarin. Menurut Wiwit, Indonesia memiliki kesempatan dalam beragam sektor untuk investasi asing. Untuk itu, perseroan mendukung usaha-usaha pemerintah dalam mengampanyekan kemudahan juga transparansi dalam pengimplementasian program PPP. Untuk menciptakan demand bagi solusi pembiayaan, DBS memosisikan diri sebagai mitra bagi investor-investor dalam skema proyek PPP, katanya. Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), pemerintah telah menyiapkan sekitar 79 proyek pembangunan infrastruktur. Proyek tersebut meliputi, 13 proyek yang siap melalui proses tender, 21 proyek prioritas, dan 45 proyek potensial, dengan total nilai investasi mencapai US$53,4 miliar. (faa)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top