Bien Subiantoro pimpin Bank Jabar Banten

BANDUNG: Rapat umum pemegang saham luar biasa PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk memutuskan mengangkat Bien Subiantoro sebagai direktur utama periode 2011-2015.Bien terpilih menggantikan Agus Ruswendi yang sebelumnya menjabat direktur
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 Juli 2011  |  11:17 WIB

BANDUNG: Rapat umum pemegang saham luar biasa PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk memutuskan mengangkat Bien Subiantoro sebagai direktur utama periode 2011-2015.Bien terpilih menggantikan Agus Ruswendi yang sebelumnya menjabat direktur utama selama dua periode, yaitu sejak sejak 2007--2011. Pada RUPSLB tersebut, Agus Ruswendi terpilih sebagai komisaris utama menggantikan Lex Laksamana.“Kami telah membuat road map untuk mendorong kinerja BJB lebih cepat lagi. Diharapkan, pencapaian visi masuk dalam jajaran 10 bank nasional terbesar bisa tercapai lebih cepat,” kata Bien usai RUPSLB di Bandung, hari ini.Dia mengatakan beberapa strategi yang akan dijalankan untuk melipatgandakan kinerja keuangan antara lain memperbesar porsi kredit produktif dan mengembangkan bisnis internasional, seperti pembiayaan ekspor-impor dan remitansi.BJB, lanjutnya, memiliki kesempatan memperbesar kredit produktif, misalnya dengan lebih agresif ekspansi pinjaman baik bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) maupun korporasi.Dia mengatakan di Jawa Barat cukup banyak proyek pembangunan infrastruktur yang membutuhkan pendanaan perbankan.Selama ini, bank berkantor pusat di Bandung tersebut telah aktif sebagai bank peserta sindikasi kredit infrastruktur.“Kami berharap BJB bisa menjadi pemimpin sindikasi untuk kredit infrastruktur  di Jabar dan Banten,” ujarnya.Namun begitu, Bien belum bisa merinci secara detail target komposisi antara kredit produktif dan konsumtif, begitupun dengan porsi kredit untuk infrastruktur.“Diharapkan porsinya minimal bisa seimbang pada tahap awal,” katanya.Mengenai rencana menggarap pembiayaan ekspor-impor, lanjutnya, infrastruktur yang harus dikembangkan antara lain memenuhi kebutuhan sumber daya manusia.Bien Subiantoro sebelumnya menjabat Direktur Treasury dan International PT Bank Negara Indonesia Tbk.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan penetapan direksi dan komisaris merupakan kesepakatan seluruh pemegang saham.“Pak Bien pernah menjadi direktur salah satu bank BUMN. Kami harus terbuka, karena BJB telah melantai di bursa saat ini,” katanya.Heryawan mengatakan salah satu strategi untuk menggenjot kinerja keuangan ialah membentuk divisi baru yang khusus menggarap bisnis internasional. Oleh karenanya, lanjutnya, disepakati ada pos direksi baru yang khusus menggarap lini bisnis tersebut. Dia mengatakan salah satu konsekuensi setelah melantai di bursa ialah harus mampu melayani segala kebutuhan transaksi, termasuk untuk bisnis internasional.Dadang Naser, Bupati Kabupaten Bandung, mengatakan direksi baru diharapkan bisa menjaga keharmonisan antara perseroan dengan pemegang saham.Dia menilai tepat penempatan sejumlah kalangan internal dalam susunan direksi baru yang bisa menjembatani hubungan antara kedua belah pihak.“Komposisinya sudah pas, ada direksi dari internal dan ada dari eksternal. Diharapkan dengan komposisi ini akan menjadi motor penggerak perusahaan dalam ekspansi bisnis,” katanya.Dadang mengatakan sudah saatnya BJB menggarap bisnis internasional dengan menempatkan profesional berpengalaman pada pos tersebut.(faa)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top