Kredit November Tembus 25,6%

JAKARTA: Perbankan nasional membukukan penyaluran kredit meningkat 25,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, atau bertambah Rp436,84 triliun menjadi Rp2.143,23 triliun.Halim Alamsyah, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), mengatakan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 07 Desember 2011  |  18:48 WIB

JAKARTA: Perbankan nasional membukukan penyaluran kredit meningkat 25,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, atau bertambah Rp436,84 triliun menjadi Rp2.143,23 triliun.Halim Alamsyah, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), mengatakan data sementara bank sentral menunjukan pertumbuhan kredit pada November 2011 mencapai 25,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.“Year on year [Sampai  November] tumbuh 25,6%, tetapi itu data sementara,” ujar Halim, hari ini.Persentase pertumbuhan kredit tersebut telah melebihi dari rencana bisnis bank (RBB) perbankan nasional. Namun dari sisi nilai, kinerja selama sebelas bulan itu belum mampu menembus target akhir 2011, yakni Rp2.196,7 triliun, atau meningkat 24,4% dari akhir 2010.Halim optimis pada Desember penyaluran kredit akan sedikit lebih kencang dan mampu mencapai pertumbuhan 26%. “Tahun ini saya kira di atas RBB, kalau tumbuh 26% kemungkinan bisa tercapai,” ujarnya.Sebelumnya, Deputi Gubernur BI Muliaman D. Hadad memproyeksi RBB penyaluran kredit pada 2012 setidaknya akan sama dengan tahun ini, yakni 24,4%. “Tahun ini kan RBB 24,4%, dan saya menduga itu akan berhasil tercapai. Tahun depan saya kira sekitar itu. Tetapi itu tergantung optimisme kita semua melihat prospek ekonomi Indonesia tahun depan,” ujarnya.Dia menjelaskan pada dasarnya pertumbuhan kredit industri perbankan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. “Jadi kalau pertumbuhan ekonomi makin tinggi permintaan terhadap kredit juga makin tinggi,” ujarnya. (api) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Donald Banjarnahor

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top