AKUISISI DANAMON: Merril Lynch penasihat keuangan Fullerton

JAKARTA: Bank of America Merril Lynch (BofAML) menjadi penasihat keuangan Fullerton Financial Holdings Pte Ltd (FFH) untuk transaksi penjualan PT Bank Danamon Indonesia Tbk kepada DBS Group Holdings senilai US$4,9 miliar setara Rp45,2 triliun.Transaksi
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 02 April 2012  |  14:26 WIB

JAKARTA: Bank of America Merril Lynch (BofAML) menjadi penasihat keuangan Fullerton Financial Holdings Pte Ltd (FFH) untuk transaksi penjualan PT Bank Danamon Indonesia Tbk kepada DBS Group Holdings senilai US$4,9 miliar setara Rp45,2 triliun.Transaksi itu dilakukan Fullerton sebagai perpanjangan tangan BUMN investasi Singapura yang bernama Temasek Holdings Temasek melalui perpanjangan tangan lini perbankannya.Michael Tan, Head of Asia Pacific Financial Institutions Group BofAML, mengatakan transaksi tersebut positif bagi sektor perbankan di Asia Tenggara."[Transaksi] itu membuat Bank Danamon memiliki rekan strategis dengan kompetensi pendanaan dan kapabilitas produk yang berkembang dengan baik," ujarnya dalam surat elektronik, 2 April 2012.Chris Gammons, Head of Investment Banking Asia Tenggara BofAML, mengatakan transaksi itu dapat mendongkrak kepercayaan investor internasional ke pasar Indonesia.Menurutnya, transaksi itu juga merupakan transaksi fenomenal (landmark) bagi Fullerton, DBS dan pihak yang turut di dalam transaksi itu.Mira Arifin, Head of Indonesia BofAML, mengatakan penjualan itu menunjukkan fundamental ekonomi Indonesia yang kuat."[Selain itu] menunjukkan akses yang kuat ke depannya terhadap jasa keuangan bagi korporasi dan konsumen Indonesia."Penjualan dilakukan Fullerton senilai US$4,9 miliar, setara Rp45,2 triliun dan menyediakan dana tambahan sebesar Rp21,2 triliun untuk persiapan menyerap saham yang dijual pemegang saham lain.Pada 2003, Bank Danamon dibeli Asia Finance Indonesia yang dimiliki Fullerton senilai US$321 juta atau sekitar Rp 3,08 triliun. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top