Mau BAHAGIA? Butuh US$500.000 per tahun

JAKARTA: Uang memang tidak dapat langsung membeli kebahagiaan, namun sebuah survei menunjukkan banyaknya uang yang dimiliki menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepuasan dan kualitas hidup.
News Editor | 18 April 2012 18:47 WIB

JAKARTA: Uang memang tidak dapat langsung membeli kebahagiaan, namun sebuah survei menunjukkan banyaknya uang yang dimiliki menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepuasan dan kualitas hidup.

 

Lalu, berapa banyak penghasilan tahunan yang dibutuhkan untuk merasa bahagia?

 

Jawabannya adalah US$50.000 setiap tahun, menurut jajak pendapat yang dilakukan peneliti di Marist Institute for Public Opinion, dengan melibatkan 1.235 responden warga Amerika Serikat.

 

Pendapatan rumah tangga tahunan sebesar US$50.000 diyakini cukup untuk meningkatkan kemungkinan seseorang merasa bahagia dan puas.

 

Survei menunjukkan rumah tangga dengan pendapatan tahunan kurang dari US$50.000 merasa kurang bahagia dibandingkan mereka yang berpendapatan lebih dari US$50.000.Kesenjangan terbesar yang dirasakan diantara dua tingkat pendapatan ini adalah kepuasan dalam perumahan, hubungan dengan teman-teman, dan kepuasan keseluruhan terhadap hidup.".. Uang adalah faktor penting dalam kepuasan terhadap kualitas hidup," kata Paul Hogan, ketua dan pendiri dari Home Instead Senior Care sebuah perusahaan yang menyediakan perawatan untuk lansia dan penyusun survei tersebut, seperti yang dikutip dari laman livescience. (Antara/ea)

 

>> BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:

+ HARGA EMAS kena pengaruh apa lagi?

+ Liga Champions: Di balik kekalahan REAL MADRID

+ SIAPA di belakang sepak terjang DAHLAN ISKAN?

+ Berita BISNIS INDONESIA hari ini: Akuisisi Bank Danamon TERGANJAL?

+ BURSA ASIA: NIKKEI tergelincir

+ Mau beli saham JAGUAR dan LAND ROVER?

+ Spanyol menyeret EURO terus terpuruk

 

Sumber : Newswires

Tag :
Editor : Marissa Saraswati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top