BISNIS REMITANSI: BCA 'menyerah' di Malaysia

JAKARTA: PT Bank Central Asia Tbk menutup bisnis BCA Remittance Sdn Bhd di Malaysia per akhir bulan dan mengalihkan kepada beberapa perusahaan rekanan per Mei 2012 karena dinilai kurang menguntungkan.Direktur Utama Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja
M. Munir Haikal | 23 April 2012 20:21 WIB

JAKARTA: PT Bank Central Asia Tbk menutup bisnis BCA Remittance Sdn Bhd di Malaysia per akhir bulan dan mengalihkan kepada beberapa perusahaan rekanan per Mei 2012 karena dinilai kurang menguntungkan.Direktur Utama Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja mengungkapkan perseroan akan menutup seluruh gerai BCA Remittance di Malaysia yang berumlah 4 buah karena membutuhkan waktu terlalu lama untuk mendapatkan keuntungan."Kami sudah ada 4 gerai. Kami tutup semua. Saya hitung kembali profitability [keuntungan] harus mencapai 15 gerai dalam 8 tahun baru bisa menutup semua investment cost [biaya investasi]," ujarnya, 22 April 2012.Menurutnya waktu 8 tahun terlalu lama bagi perseroan untuk menunggu keuntungan. Oleh sebab itu gerai-gerai yang sudah ada sebaiknya ditutup.Jahja menambahkan selanjutnya perseroan memilih opsi untuk bekerja sama dengan money changer (usaha penukaran uang). Namun demikian dia tidak mengungkapkan dengan detil rencana tersebut.Selain itu, dia juga mengungkapkan perseroan merasakan otoritas Malaysia memberlakukan peraturan yang ketat. Meski demikian dia tidak mengungkapkan apakah faktor ini menjadi salah satu persoalan yang menyebabkan BCA mundur dari pasar pengiriman uang di Malaysia.Setelah menutup pelayanan transaski baru per 30 April 2012, BCA Remmitance akan tetap buka 11 hari sesudahnya hingga 11 Mei 2012, akan tetapi khusus melayani kebutuhan informasi nasabah mengenai transaksi pengiriman uang yang telah dilakukan. (faa)

Tag :
Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top