BI Perpanjang Currency Swap Dengan People Bank of China

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia bersama People Bank of China memperpanjang kerja sama Bilateral Currency Swap Arrangement dengan jangka waktu 3 tahun.
Donald Banjarnahor | 02 Oktober 2013 18:06 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia bersama People Bank of China memperpanjang kerja sama Bilateral Currency Swap Arrangement dengan jangka waktu 3 tahun.

 Perjanjian BCSA ini ditandatangani oleh Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan Gubernur People’s Bank of China Zhou Xiaochuan pada Selasa (1/10/2013).

Perjanjian ini merupakan wujud nyata dari penguatan kerjasama keuangan antar bank sentral dalam kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan. “Kerjasama ini mencerminkan komitmen regional dalam menghadapi kondisi ketidakpastian global dan akan berkontribusi positif dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan keuangan domestik,” ujar Agus dalam siaran pers Rabu (2/10/2013).

BCSA ini merupakan perpanjangan dari perjanjian sebelumnya senilai CNY100 miliar/IDR175 triliun antara BI dan PBOC. Perjanjian akan berlaku selama 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang sesuai persetujuan kedua belah pihak.

Dengan adanya BCSA diharapkan akan meningkatkan perdagangan dan investasi langsung antara Indonesia dan China, membantu penyediaan likuiditas jangka pendek bagi stabilisasi pasar keuangan, dan tujuan lainnya sesuai kesepakatan kedua belah pihak.

“Kami juga meyakini bahwa kerjasama antar bank sentral ini akan semakin meningkatkan kepercayaan pasar terhadap kondisi fundamental perekonomian Indonesia,” ujar Agus.

Sumber : donald banjarnahor

Tag : bank indonesia, perbankan
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top