Penerimaan BPJS Kesehatan Jateng Capai Rp205 Miliar

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan mencatat penerimaan iuran wajib Januari – April senilai Rp205 miliar khusus PNS daerah dan pemerintah daerah di wilayah provinsi Jawa Tengah.
Pamuji Tri Nastiti | 02 Juni 2014 20:04 WIB
BPJS Kesehatan - Bisnis.com

Bisnis.com, SEMARANG—Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan mencatat penerimaan iuran wajib Januari – April senilai Rp205 miliar khusus PNS daerah dan pemerintah daerah di wilayah provinsi Jawa Tengah.

Kepala BPJS Kesehatan Divre VI Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta Andayani B. Lestari berujar penerimaan tercatat kolektif dari tujuh kantor cabang meliputi Semarang, Pekalongan, Purwokerto, Magelang, Boyolali, Surakarta, dan Kudus.

“Iuran wajib Rp205 miliar terdiri dari Rp99,6 oleh PNS daerah dan Rp105,6 iuran Pemda,” katanya dalam paparan pelaksanaan progran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada Gubernur Jateng, Senin (2/6/2014).

Realisasi penerimaan di Jateng juga disumbang dari iuran wajib PNS pusat, TNI , dan Polri di provinsi Jateng dengan total Rp27,8 miliar untuk periode Januari hingga April 2014.

Sedangkan untuk penerimaan iuran oleh Badan Usaha per Mei senilai Rp86 miliar dan penerimaan individu Rp81,8 miliar.

Darwito, direktur umum dan operasional RSUP Dr Kariadi Semarang menilai implementasi JKN sempat menimbulkan permasalahan terkait layanan mutu dan keselamatan pasien dengan penanganan yang disesuaikan dengan prosedur BPJS.

“Kami mendorong internal rumah sakit rumah khususnya dokter untuk menata ulang konsep menggunakan paket layanan klinik. Sebelumnya dengan layanan nonpaket jadi over diagnosis,” ujarnya.

Efisiensi pelayanan juga dilakukan untuk pemeriksaan radiologi dan laboratorium, pemberian obat, penataan administrasi serta belanja barang dan jasa.

”Setelah efisiensi, pemasukan rumah sakit bisa surplus Rp3 miliar per bulan, sebelumnya klaim yang ditanggung pada Januari Rp28 miliar, Februari Rp37 miliar, Maret Rp42 miliar, dan April Rp46 miliar.”

Pembayaran klaim kepada BPJS Kesehatan untuk Mei akan diselesaikan minggu depan.

Selanjutnya, selain layanan jasa kesehatan kepada pasien, dukungan terhadap JKN telah diupayakan rumah sakit di Jateng melalui pembuatan ambulance shelter yang siap menampung 20 pasien.

Tag : bpjs kesehatan
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top