Semester I 2014: Premi Baru Asuransi Jiwa Turun

Industri asuransi jiwa di Indonesia mencatatkan penurunan premi baru 16,3% pada semester I tahun ini jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Wan Ulfa Nur Zuhra | 02 September 2014 03:53 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Industri asuransi jiwa di Indonesia mencatatkan penurunan premi baru 16,3% pada semester I tahun ini jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data 47 perusahaan asuransi jiwa yang dirangkum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), total premi baru yang diraup periode Januari hingga Juni senilai Rp30,57 triliun. Sedangkan pada periode yang sama tahun lalu, industri membukukan premi baru senilai Rp36,53 triliun. 

Ketua AAJI Hendrisman Rahim mengatakan, penurunan premi tersebut dipengaruhi oleh kondisi ekonomi yang melambat. “Sikap investor yang wait and see juga memberi dampak pada penurunan ini,” ungkapnya, Senin (1/9/2014).

Kendati demikian, perolehan premi lanjutan tampak mengalami pertumbuhan hingga 25%, dari Rp18,42 triliun menjadi Rp23,01 triliun. “Jadi total pendapatan premi sebenarnya hanya turun 2,5%,” imbuh Hendrisman.

Hingga akhir tahun, AAJI optimis pertumbuhan premi asuransi jiwa mencapai 16% sampai 20%. Hendrisman mengatakan setiap tahunnya, pembelian produk asuransi pada kuartal III dan kuartal IV cederung lebih banyak dari kuartal I dan II.

“Saya tidak tahu kenapa begitu, tapi berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, selalu begitu. Premi akhir tahun selalu meningkat tajam,” paparnya.

Tag : asuransi jiwa
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top