Dividen BUMN Dipangkas Rp9 Triliun

Pemerintah akan memangkas setoran dividen Badan Usaha Milik Negara pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan 2015 sekitar Rp9 triliun.
Akhirul Anwar | 07 Januari 2015 20:24 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah akan memangkas setoran dividen Badan Usaha Milik Negara pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan 2015 sekitar Rp9 triliun.

Pemangkasan terbesar berasal dari sektor perbankan, asuransi, karya dan energi untuk mendorong pembangunan infrastruktur. “Ada pemotongan Rp9 triliun, ini akan kami usulan di RAPBNP 2015,” kata Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/1/2015).

Dari sektor energi pemerintah mendorong Pertamina untuk melakukan ekspansi di antaranya pembangunan kilang dan tangki penyimpanan. Meskipun ada pemotongan, perusahaan BUMN tetap melakukan setoran dividen. “Hampir semua tetap ada [dividen],” jelasnya.

Pendapat berbeda dikatakan oleh Menko Perekonomian Sofyan Djalil, bahwa pemotongan setoran dividen Rp9 triliun dinilai kurang. Seharusnya pemotongan lebih banyak supaya BUMN leluasa agar bisa berkembang.

Sofyan mengatakan pemerintah akan mendukung BUMN agar bisa berkembang dengan cara memangkas setoran dividen serta melakukan Penyertaan Modal Negara (PMN). Menkeu mengatakan PMN yang digelontorkan mencapai Rp37 triliun namun belum diketahui rinciannya.

Tag : bumn, dividen
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top