KARTU DEBIT, Perbankan Siap Migrasi Teknologi Magnetic Stripe ke Chip

Industri perbankan Indonesia menyatakan siap untuk merealisasikan migrasi kartu debit teknologi magnetic stripe ke chip pada tahun ini.
Yanita Petriella | 02 Februari 2015 23:50 WIB
Chip. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Industri perbankan Indonesia menyatakan siap untuk merealisasikan migrasi kartu debit teknologi magnetic stripe ke chip pada tahun ini.

Bank Indonesia menargetkan pada 1 Januari 2016 seluruh kartu debit di Indonesia telah bermigrasi ke chip.

General Manager Product Management Consumer dan Retail Banking PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Dodit W. Probojakti mengatakan perseroan akan mulai mengganti kartu debit ke chip mulai bulan Juni hingga Agustus tahun ini.

"Kami punya kartu debit yang ada dimiliki nasabah sebanyak 10,6 juta keping. Mulai bulan Juni akan kami cetak kartu debit yang chip," ujarnya kepada Bisnis.com, Senin (2/2/2015).

BNI menargetkan pada September tahun ini, seluruh kartu debit BNI berteknologi chips. "Saat ini kami tengah dalam persiapan back-end yang meliputi host system dan certification," kata Dodit.

Corporate Secretary PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk Eko Waluyo menuturkan saat ini perseroaan sedang dalam tahap persiapan pembaharuan sistem dan mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

"Kami sedang meng-upgrade sistem dan mesin ATM. Kami targetkan pertengahan tahun sudah siap dan kami bisa langsung migrasi," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Perbankan Ritel PT Bank International Indonesia (BII) Tbk Lani Darmawan menuturkan migrasi kartu debit ke chip saat ini masih dalam persiapan untuk penggantiannya.

"Kami sudah persiapkan untuk comply, bertahap penggantiannya," ucapnya. Pihaknya menargetkan migrasi kartu debit dari magnetik ke chip BII akan selesai pada tahun ini.

Berdasarkan data Statistik Sistem Pembayaran yang dirilis Bank Indonesia jumlah kartu ATM dan debit yang beredar pada November 2014 mencapai 97,2 juta keping kartu tumbuh sebesar 14,43% secara year to date dari posisi 87,17 juta keping kartu pada akhir 2013.

Hingga November 2014, volume transaksi kartu debit juga mengalami pertumbuhan sebesar 6,77% menjadi 3,69 miliar transaksi dari 3,46 miliar transaksi pada akhir 2013.

Untuk nilai transaksi kartu debit mencapai Rp4.026 triliun, mengalami peningkatan sebesar 6,14% dari akhir 2013 senilai Rp3.797 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kartu debit

Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top