Investor Masih ‘Wait and See’, Indeks Naik Terbatas

Investor diperkirakan akan kembali melakukan langkah wait and see, setelah The Fed batal menaikkan suku bunga Amerika Serikat.
Fatia Qanitat | 19 September 2015 07:08 WIB
Tantangan pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini tak akan meluluhkan niat investor. - schroders

Bisnis.com, JAKARTA-- Investor diperkirakan akan kembali melakukan langkah wait and see, setelah The Fed batal menaikkan suku bunga Amerika Serikat.

Analis Reliance Securities, Lanjar Nafi, mengatakan langkah The Fed tersebut akan memperpanjang kekhawatiran dan ketidakpastian akan suku bunga AS.

Melihat hal itu, dia menilai tidak akan banyak sentimen yang memengaruhi pergerakan pasar pekan depan.

"Sentimen selanjutnya di pekan depan cukup sepi dan yang menjadi fokus investor hanyalah survei indeks kinerja sektor manufaktur di seluruh dunia," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (19/9/2015).

Pada pekan ini, bursa Asia ditutup mixed dengan pelemahan dipimpin oleh indeks saham di Jepang pasca di-downgrade-nya rating surat utang Jepang. Sedangkan indeks saham China dan regional lain naik terbatas.

Lalu, bursa Eropa dibuka turun karena The Fed memutuskan menahan kenaikan suku bunga sehingga memicu kekhawatiran lebih panjang mengenai pertumbuhan dan dampak dari kebijakan tersebut di global.

 

Tag : Kebijakan The Fed
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top