OJK Jabar Rembuk TPAKD Dengan Pelaku Industri

Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 2 Jawa Barat menggelar pertemuan dengan pelaku industri jasa keuangan sekaligus akademisi di Jawa Barat untuk membahas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah yang akan segera dibentuk di Tanah Priangan.
Abdalah Gifar | 02 Maret 2016 19:09 WIB
Karyawan Otoritas Jasa Keuangan. - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG—Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 2 Jawa Barat menggelar pertemuan dengan pelaku industri jasa keuangan sekaligus akademisi di Jawa Barat untuk membahas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah yang akan segera dibentuk di Tanah Priangan.

Kepala Regional 2 OJK Jawa Barat Sarwono mengatakan pertemuan tersebut sebagai koordinasi awal pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang beranggotakan pihak otoritas, pelaku industri jasa keuangan, Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan akademisi.

“Hari ini kami berkoordinasi tujuannya ingin memperoleh masukan dari pelaku industri jasa keuangan, terutama bagaimana pemahaman mereka sebagai pihak yang akan memberikan pembiayaan atau menerima simpanan masyarakat,” katanya saat dijumpai Bisnis.com selepas acara, Rabu (2/3/2016).

Dia menekankan pemahaman TPAKD terkait latar belakang, tujuan, tugas, serta sasaran lembaga tersebut sebagai hal penting bagi pelaku industri jasa keuangan, sebelum berbicara lebih lanjut terkait bagaimana peranan pelaku industri jasa keuangan.

“Mereka sudah mendapatkan cukup pemahaman soal TPAKD. Di pertemuan tadi pun saya ingin memperoleh masukan kira-kira mereka itu saat ini portofolio pembiayaan paling besar di mana? Di sektor mana? Di daerah mana? Agar kami mengetahui kendala akses keuangan di daerah tertentu” tuturnya.

Sarwono menyebutkan dalam waktu dekat setelah TPAKD diluncurkan pada akhir Maret ini, akan ada dua hingga tiga project kegiatan di daerah tertentu dan sektor tertentu yang akan didorong sesuai kesepakatan bersama antara OJK, pelaku industri, dan pemerintah daerah.

“Minggu depan kami akan mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kami ingin mengetahui potensi-potensi ekonomi di kabupaten/kota di Jawa Barat,” ujarnya.

Tag : apbd, ojk
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top