Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDEKS SYARIAH 21 MARET: Berbalik Menguat, Saham Indofood dan PGN Pimpin JII Pagi Ini

Jakarta Islamic Index (JII) pagi ini dibuka melemah 0,4% atau 2,68 poin ke level 666,62. Namun, indeks syariah berbalik menguat 0,3% atau 2 poin ke level 671,3 pada pukul 09.26 WIB.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 21 Maret 2016  |  09:44 WIB
Beraktivitas di pasar modal. - JIBI/Abdullah Azzam
Beraktivitas di pasar modal. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Saham syariah Indofood dan PGN memimpin penguatan indeks syariah pada awal perdagangan Senin (21/3/2016).

Jakarta Islamic Index (JII) pagi ini dibuka melemah 0,4% atau 2,68 poin ke level 666,62. Namun, indeks syariah berbalik menguat 0,3% atau 2 poin ke level 671,3 pada pukul 09.26 WIB.

Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, sebanyak 13 saham syariah menguat, 12 saham syariah melemah, dan 5 saham syariah stagnan.

Pendorong utama indeks syariah adalah saham syariah PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang naik 2,18% dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) yang naik 1,15%.

IHSG dibuka melemah 0,3% di pembukaan atau turun 15,26 poin ke level 4.900,97. Pada pukul 09.26 WIB, IHSG telah menguat 15,26 poin atau 0,31% ke level 4.900,97.

 

Saham-saham syariah yang menguat pada awal perdagangan:

INDF

+2,18%

PGAS

+1,15%

TLKM

+0,14%

INCO

+2,79%

 

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII pada awal perdagangan:

INTP

-1,45%

ASII

-0,34%

PWON

-2,78%

MIKA

-1,54

sumber: Bloomberg 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Jakarta Islamic Index
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top