DANA DESA: Sebulan, Penyerapan Capai Rp16 Triliun

Penyerapan dana desa 2016 yang digelontorkan pada akhir Maret telah mencapai Rp16 triliun, jauh melampaui penyerapan pada periode yang sama di tahun sebelumnya
MG Noviarizal Fernandez | 02 Mei 2016 17:24 WIB
Ilustrasi - .

Bisnis.com, JAKARTA- Penyerapan dana desa 2016 yang digelontorkan pada akhir Maret telah mencapai Rp16 triliun, jauh melampaui penyerapan pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan Budiarso Teguh Widodo mengatakan pada akhir April pihaknya mencatat penyerapan dana desa termin pertama telah mencapai Rp14,7 triliun dan data terakhir menyebutkan penyerapan telah mencapai Rp16 triliun.

“Penyerapan tahun ini cukup cepat jika dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama baru beberapa ratu miliar saja,” ujarnya, Senin (2/5/2016).

Dia berharap penyerapan dana desa yang pesat itu bisa mendorong pembangunan infrastruktur di pedesaan. Selain itu, menurutnya, penyerapan yang cepat juga mesti diikuti dengan pelaporan penggunaan anggaran ke pemerintah daerah dan diteruskan ke Kementerian Keuangan.

Dia mengatakan dari hasil evaluasi penyaluran dana desa tahun lalu, masih ditemukan adanya daerah yang terlambat menyerap dana dan menumpuk di akhir tahun. Oleh karena itu, dengan adanya penyaluran dua tahap pada tahun ini, masing-masing 60% dan 40%, diharapkan setiap desa mampu segera melakukan penyerapan.

“Kita harapkan desa lebih cepat terima dan segera dilaksanakan penyerapannya. Apalagi, hingga akhir tahun tidak boleh menyisakan 30%,” katanya.

Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) KementerianDesa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Ahmad Erani Yustika mengungkapkan bahwa dana desa bisa menyerap jutaan tenaga kerja berdasarkan asumsi bahwa 60% dari total dana desa tahun ini (Rp28,14 triliun) digunakan untuk investasi pembangunan infrastruktur meski hanya bersifat sementara atau tiga bulan saja.

“Sementara itu sekitar 30% atau setara dengan Rp14,07 triliun dana desa akan digunakan untuk pengembangan ekonomi desa dan sisanya 10% atau Rp4,69 triliun disalurkan bagi pelayanan sosial dasar,” paparnya,.

Pihaknya memprediksi dampak penyerapan tenaga kerja yang bersumber dari aktivitas perekonomian akibat penyaluran dana desa sama dengan dampak penyerapan tenaga kerja pada investasi asing dan domestik yang berusmber dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

“Karena itu kami memperkirakan kontribusi dana desa terhadap penyerapan tenaga kerja di bidang pembangunan infrastruktur bisa mencapai 1,8 juta orang dan di bidang pengembangan ekonomi sebesar 457.280 orang sehingga totalnya bisa mencapai 2,3 juta jiwa tenaga kerja yang terserap,” ungkapnya.

Sementara itu dari sisi kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) dengan perkiraan PDB 2015 (Rp11. 0227 triliun) ke 2016 sebesar 4,6% atau Rp507,27 triliun sehingga PDB 2016 sebesar Rp11. 534 triliun maka kontribusi dana desa terhadap PDB 2016 sebesar 0,9% dan terhadap pertumbuhan ekonomi di tahun yang sama sebesar 0,041%. 

Tag : dana desa
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top