Dana Repatriasi Diprediksi Masuk Tanah Air Pada September

Aliran dana repatriasi diprediksi baru akan secara masif masuk ke Tanah Air pada September 2016. Wajib pajak masih terus menggali lebih detil perihal tax amnesty.
Thomas Mola | 02 Agustus 2016 19:26 WIB
Rupiah - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA--Aliran dana repatriasi diprediksi baru akan secara masif masuk ke Tanah Air pada September 2016. Wajib pajak masih terus menggali lebih detil perihal tax amnesty.

Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk., (BBCA) David Samual mengatakan aliran dana baru akan masuk pada September karena masyarakat masih ingin mencari tahu lebih banyak informasi terkait tax amnesty.

"Soalnya masih ada beberapa hal yang menghambat seperti detilan dari tax amnesty. Banyak orang masih belum mengerti sehingga sosialisasi harus terus dilakukan," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (2/8/2016).

David menyebutkan masuknya dana repatriasi akan mempengaruhi likuiditas perbankan. Hal itu akan menolong perbankan mengingat hingga Mei 2016 pertumbuhan DPK bergerak lamban.

"Hingga Mei DPK hanya tumbuh 7% sekian, jadi memang kecil sekali. Jika dana yang masuk separuh saja dari target pemerintah sudah cukup bagus. Tapi itu kan sangat moderat sekali," tambahnya.

Tag : Tax Amnesty
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top