BPJS Kesehatan Banten Gaet Asosiasi Profesi Tingkatkan Kualitas Faskes

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Divisi Regional XIII Banten melakukan penandatanganan kerja sama dengan sejumlah asosiasi profesi di bidang kesehatan untuk meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Amanda Kusumawardhani | 20 Desember 2016 22:40 WIB
Layanan BPJS Kesehatan. - JIBI/Rachman

Bisnis.com, TANGERANG-- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Divisi Regional XIII Banten melakukan penandatanganan kerja sama dengan sejumlah asosiasi profesi di bidang kesehatan untuk meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Adapun, asosiasi profesi di sektor kesehatan tersebut meliputi Asosiasi Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Perhimpunan Rumah Sakit Provinsi Banten, Asosiasi Klinik Provinsi Kesehatan.

"Tiga tahun JKN-KIS sudah hadir di Banten. Saya rasa ini kerja sama ini merupakan pemantapan sinergi para pemangku kepentingan di Banten untuk mendukung program yang berkualitas," kata Kepala BPJS Kesehatan Divre XIII Banten Benjamin Saut PS. di Tangerang, Selasa (20/12).

Hingga saat ini, dirinya menyebutkan jumlah fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama mencapai 260 unit yang nantinya terus ditingkatkan kualitas dan sumber daya manusia di dalamnya.

Tak hanya itu, BPJS Kesehatan Divre XIII Banten juga melakukan kerja sama dengan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). Kerja sama tersebut merupakan langkah optimalisasi penanganan pasien asma dan PPO, serta prolanis asma dan PPOK.

"Nanti, di setiap faskes tingkat pertama, akan disediakan sejumlah buku atau brosur yang memuat mengenai penyakit asma dan PPOK. Dalam jangka panjang, kami akan menargetkan penyakit asma dan PPOK bisa ditangani di semua faskes tingkat pertama," tambahnya.

Pasalnya, di wilayah Banten, gambaran epidemiologi menunjukkan terjadinya peningkatan prevelensi asma dan PPOK. Bahkan, terjadi pergeseran dominasi kelompok usia dari >75 tahun pada 2007 menjadi lelompok pada usia 25-35 tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bpjs kesehatan

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top