OJK Siapkan Regulasi Instrumen Pasar Modal, Ditjen Pajak Tagih Janji Google

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan sejumlah regulasi yang dapat menunjang pengembangan instrumen pasar modal pada tahun ini. Regulasi tersebut antara lain menyangkut aturan penerbitan medium term notes (MTN), sekuritisasi aset dengan underlying future income, dan obligasi tanpa masa pelunasan (perpetual bond)
Aprianto Cahyo Nugroho | 21 Maret 2017 07:58 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan sejumlah regulasi yang dapat menunjang pengembangan instrumen pasar modal pada tahun ini. Regulasi tersebut antara lain menyangkut aturan penerbitan medium term notes (MTN), sekuritisasi aset dengan underlying future income, dan obligasi tanpa masa pelunasan (perpetual bond). (Investor Daily)

Pencucian Uang. Indonesia meminta dukungan negara-negara anggota G20 terkait dengan keinginan Tanah Air untuk menjadi anggota Financial Action Task Forse (FATF), sehingga bisa membantu memberantas praktik pencucian uang dan pendanaan terorisme. (Bisnis Indonesia)

Kontrak PLN & PGN. Di tengah upaya pemerintah memaksimalkan ketenagalistrikan di Tanah Air, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. berpolemik soal biaya transportasi gas ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap Muara Tawar. (Bisnis Indonesia)

Polemik Pembobolan Bank. Regulasi perbankan terbilang ketat. Namun, masih ada celah tindak kejahatan pembobolan dana nasabah bank yang melibatkan orang dalam. (Kontan).

Investment Grade. Pemerintah dan ekonom menilai tidak ada lagi alasan bagi Standard & Poor’s (S&P) tidak menetapkan peringkat investment grade untuk Indonesia. Boleh dibilang, tinggal selangkah lagi RI bakal mena patkan rating tersebut meski S&P masih memantau perkembangan proyek infrastruktur. (Bisnis Indonesia)

Ditjen Pajak Tagih Janji Google. Selain menagih pembayaran pajak tahun 2015, Direktorat Jenderal Pajak segera meminta Google Asia Pacifi c Pte Ltd menyelesaikan pembayaran pajak tahun 2016. (Bisnis Indonesia)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sentimen pasar

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top