BPS Rilis Neraca Perdagangan Siang Ini

Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini, Senin (17/4), tepatnya pukul 11:00 WIB akan mengumumkan laporan perkembangan ekspor dan impor atau posisi neraca perdagangan Indonesia Maret 2017 di kantor pusat, Jakarta.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 17 April 2017  |  08:28 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini, Senin (17/4), tepatnya pukul 11:00 WIB akan mengumumkan laporan perkembangan ekspor dan impor atau posisi neraca perdagangan Indonesia Maret 2017 di kantor pusat, Jakarta.

Selain perkembangan ekspor dan impor, BPS juga akan mengumumkan perkembangan upah pekerja/buruh Maret 2017,  perkembangan Nilai Tukar Eceran rupiah Maret 2017, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tahun 2016.
            
Pengumuman angka-angka statistik tersebut akan dirilis langsung oleh Kepala BPS Suhariyanto.

Hingga Februari 2017, neraca perdagangan Indonesia masih mengalami surplus dengan total US$25,98 miliar dan impor US$23,22 miliar.

Surplus ini ditopang oleh ekspor nonmigas Indonesia yang mendominasi perdagangan sebesar 90%.

Sayangnya, neraca perdagangan nonmigas Indonesia mengalami defisit terhadap Tiongkok sebesar -US$1,9 miliar, diikuti Thailand dengan defisit US$557 juta.

Secara bulanan (month to month/ mtm), nilai ekspor Februari 2017 mengalami penurunan -6,17%  menjadi US$12,57 miliar dari Januari 2017 sebesar US$13,40 miliar.

Sementara data tahunan (year on year/ yoy), nilai ekspor Februari 2016 naik 11,16% dibandingkan Februari 2016.

Lebih rinci, ekspor migas turun -5,78% sementara volumenya turun 14,78% akibat adanya pengaruh kenaikan harga minyak mentah. Ekspor nonmigas naik 6,21% dan volumenya mencapai sekitar 15% karenanya ada pengaruh kenaikan agregat ekspor rata-rata 11,18%

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bps

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup