Laba Bank Tumbuh Dua Digit

Perbankan Indonesia melanjutkan tren positif dalam perolehan laba bersih pada dua bulan pertama tahun ini. Dari data Otoritas Jasa Keuangan yang baru dirilis, laba perbankan secara industri tumbuh 12,23% menjadi Rp20,14 triliun.
Surya Rianto | 19 April 2017 10:57 WIB
Nasabah bertransaksi melalui mesin anjungan tunai mandiri. - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Perbankan Indonesia melanjutkan tren positif dalam perolehan laba bersih pada dua bulan pertama tahun ini. Dari data Otoritas Jasa Keuangan yang baru dirilis, laba perbankan secara industri tumbuh 12,23% menjadi Rp20,14 triliun.

Bila dilihat dari data tersedia, perolehan laba bersih perbankan tanah air sampai bulan kedua tahun ini menjadi yang tertinggi dibandingkan periode sama pada kurun waktu 2014 sampai 2017.

Dari kelompok bank, seluruhnya mencatatkan kenaikan laba bersih, sedangkan dari segi persentase pertumbuhan, kelompok bank swasta nasional non-devisa yang paling agresif setelah tumbuh 120,67% menjadi Rp189 miliar.

Disusul bank swasta nasional devisa yang meraup pertumbuhan laba bersih sebesar 42,56% menjadi Rp6,93 triliun.

Di posisi ketiga ada kelompok bank campuran yang mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 30,62% menjadi Rp884 miliar, sedangkan kelompok bank asing berada di posisi ketiga setelah tumbuh sebesar 8,17% menjadi Rp1,5 triliun.

Lalu, kelompok bank persero dan bank pembangunan daerah berada pada urutan dua terbawah dari segi persentase pertumbuhan laba bersihnya.

Bank persero meraup perolehan laba bersih naik sebesar 1% menjadi Rp8,61 triliun, sedangkan BPD mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 0,26% menjadi Rp2,01 triliun.

Bila dilihat menurut kelompok kelas bank umum kegiatan usaha (BUKU), kelompok bank BUKU II bank umum syariah (BUS) mencatatkan persentase pertumbuhan laba bersih paling besar yakni, 100,03% menjadi Rp260 miliar dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu.

Setelahnya, mengekor kelompok bank BUKU III BUS yang meraup kenaikan laba bersih sebesar 43,29% menjadi Rp57 miliar.

Pada peringkat ketiga dan keempat, ada bank BUKU III dan II konvensional yang memperoleh persentase pertumbuhan terbesar. Bank BUKU III mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 37,38% menjadi Rp5,46 triliun, sedangkan bank BUKU II meraup kenaikan untung sebesar 22,81% menjadi Rp2,25 triliun.

Lalu, bank BUKU IV menjadi urutan terbawah bank yang meraup tingkat persentase kenaikan laba bersih terbesar. Bank yang memiliki modal inti paling jumbo itu meraup pertumbuhan laba bersih sebesar 5,69% menjadi Rp11,77 triliun.

Adapun, bank BUKU I konvensional dan bank BUKU I syariah kompak mengalami penurunan laba bersih. Bank BUKU I konvensioal mengalami penurunan laba bersih sebesar 9,2% menjadi Rp318 miliar, sedangkan bank BUKU I syariah mencatatkan penurunan keuntungan sebesar 86,32% menjadi Rp9 miliar.

Tag : bank
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top